DPRD Provinsi Maluku Akan Berupaya Adakan Program Pemberdayaan di MBD

oleh -26 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias mengatakan, selain pembangunan infrastruktur, masyarakat Maluku Barat Daya (MBD) juga berharap adanya program pemberdayaan yang bisa meningkatkan kesejahtaraan, penghasilan dan memperbaiki kehidupan masyarakat.

Terkait dengan hal itu, maka DPRD akan berupaya supaya kedepannya ada program pemberdayaan di Kabupaten Maluku Barat Daya.

“Terkait harapan masyarakat tentang pemberdayaan, kami tidak berjanji tapi akan kami upayakan mudah-mudahan kedepan ada intervensi program dari provinsi dalam bentuk pemberdayaan. Apakah itu terhadap para petani atau nelayan, lebih khusus kepada mereka yang selama ini membudidayakan rumput laut jenis cottoni”, ujarnya kepada awak media di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Senin (17/5/2021).

Baca Juga  Fraksi Golkar Nilai Dokumen LKPJ Gubernur Maluku Cacat

Saat ini menurut Yeremias, di Larat sudah ada kapal tol laut logistik yang membantu masyarakat, sehingga ikan beku dari Larat boleh didistribusikan ke Surabaya.

“Jadi sekarang di Larat sudah ada kapal tol laut logistik, Kendhaga Nusantara 05. Kapal itu sudah sangat membantu karena yang kami minta dari tol laut itu, untuk disediakan container reefer. Hal itu sudah dipenuhi sehingga ikan beku dari Larat pun sudah sampai ke Surabaya”, ujarnya.

Yeremias berharap, Pemerintah Kabupaten juga bisa menggandeng PLN untuk membangun jaringan listrik di kecamatan-kecamatan di Tanimbar supaya ketersediaan, es bisa terpenuhi. Menurutnya, kalaupun belum mampu atau belum bisa membangun unit pengelolaan ikan setidaknya ada ketersediaan es untuk membantu para nelayan.

Baca Juga  Polsek Leihitu Launcing Kampung Tangguh Nusantara Sagu Di Kaitetu

Dirinya juga menuturkan, bahwa pihaknya telah meminta kepada perbankan, dalam hal ini kepada Bank Pembangunan Daerah Maluku (BPDM) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memberikan kredit usaha dengan nominal tertentu dengan bunga yang kecil atau ringan kepada masyarakat.

“Kami juga sudah meminta kepada direksi Bank Maluku dan BRI, untuk kalau boleh di siapkan kredit usaha, karena di Larat itu juga ada BPDM disana. Kalau di BRI KUR itu sekitar 25 juta dengan bunga 7% per tahun, itu kan kecil sehungga bisa membantu masyarakat kita”, ungkapnya.

Yeremias juga menambahkan, selain rumput laut, komoditi lainnya seperti jambu mente juga menjadi harapan masyarakat dan dengan adanya akses yang terbuka, kini masyarakat di Tanimbar Utara sudah bisa memasarkan hasil kebun mereka hingga ke Pomako Timika.

Baca Juga  Anak-anak Bersemangat Bantu Satgas TMMD Ke-110 Pembuatan Drainase

“Mudah-mudahan akses yang sudah kita buka ini, sangat membantu masyarakat di pulau-pulau yang ada di Maluku Barat Daya maupun Kabupaten Kepulauan Tanimbar”, tutupnya. (alena)

No More Posts Available.

No more pages to load.