Dua Kadis Beda Pendapat Soal Hadiah Lomba Gabalil Haisua

oleh -16 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Pengakuan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadispar) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara, Muhammad Drakel, bahwa hadiah juara Lomba Gabalil Haisua belum diberikan kepada pemenang karena alasan menunggu nomor rekening pemenang dibantah Kapala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepsul, Hardiman Teapon.

Hardiman Teapon, bahwa, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan belum menyampaikan permintaan dana yang dimaksud ke BPKAD, kata Hardiman yang dikutip dari salah satu group Whatsapp pagi tadi.

“Bagimana bisa dibayar, kalau Dinas Pariwisata dan Kebudayaan belum menyampaikan permintaan dana dimaksud ke BPKAD. Pagi ini saya cek di buku register surat masuk di BPKAD dan dibidang Kas Daerah ternyata belum ada permintaan dana untuk juara lomba gabalil,

Baca Juga  Haris Rusly Moti: Di Era Jokowi Tak Ada Lagi Rahasia Negara

Jadi, Insallah kalau sudah dilakukan permintaan kami akan memproses secepat mungkin,bila dokumen persyaratan untuk itu sudah lengkap, jelasnya,” jelas hardiman yang dikutip melalui group Hardiman Whatsapp,

Link Banner

Sebagaimana diberitakan media ini kemarin, Muhammad Drakel mengatakan bahwa hadiah Lomba Gabalil Haisua belum bisa dibayar karena para juara belum memasukkan nomor rekening ke panitia.

Tambah, Abang Memet sapaan akrab, kami tidak bisa membayar uang tunai karena adanya perubahan sistim pencaian, dari sitim pencairan manual ke Sistim pencairan online sehingga kami butuh rekening dari masing-masing kelompok pemenang, namun saat ini uang bonus itu bendahara sudah proses dikeuangan,” kalau tidak percaya tanya langsung di dinas Keuangan, Jelas Memet.

Baca Juga  Buka MTQ Tingkat Provinsi di Buru, Gubernur Ingatkan Dewan Hakim Profesional dan Jujur

“Hadiah pemenang lomba gabalil haisua dan honor panitia belum diberikan karena terkendala pada sistim pencairan online. Jadi peserta yang keluar sebagai pemenang lomba harus membuat rekening atas nama kelompok baru bonus uang Rp 10 juta itu bisa cair. sebab, semua pencairan melalui sistim online, tidak seperti dulu lagi” kata Kadispar Muhammad Drakel kepada awak media Jumat (30/8/2019).

Untuk diketahui, Lomba Festival Gabalil Haisua adalah lomba jalan kaku mengelilingi Pulau Sulabesi dengan jarak 180 km, yang ditempuh selama tiga hari perjalanan.

Porostimur.com juga mendapatkan informasi bahwa selain hadiah Lomba Gabalil Haisua, juara lomba cipta lagu daerah juga belum menerima hadiah. (If/raka)