Dulu Meracik Bom di Ambon dan Posso, Jack Harun Kini Meracik Soto

oleh -561 views
Link Banner

Porostimur.com | Karanganyar: Pemilik warung soto Bang Jack di Kabupaten Karanganyar ini dulunya ahli merakit bom dan spesialis pemegang timer bom. Pemilik warung soto  berlokasi di Gang Kurma VI, Tangkil Baru, Manang, Kecamatan Grogol, Karanganyar itu bernama Joko Trihermanto atau lebih dikenal dengan sebutan Jack Harun (45).

Dulu saya memang ahli meracik bom hasil belajar langsung dari Dokter Azahari, eh ternyata keahlian saya meracik itu bisa saya pakai juga untuk meracik soto. Kata pengunjung yang beli sih enak, kata Jack, Ahad (14/3/2021).

Warung ini sudah 5 tahun. Saya memang suka kuliner, ketika keluar tahanan saya pernah kerja di restoran dan pernah punya angkringan, sambung eks narapidana teroris yang saat itu divonis 6 tahun dan keluar pada tahu 2008 itu.

Baca Juga  Satu Peloton Brimob Maluku Bantu Warga Batumerah Bangun Masjid

Jack Harun yang mengaku lulusan S1 Fakultas Pendidikan Universitas 11 Maret Solo (UNS) itu menceritakan, dulu dirinya aktif dalam terorisme sejak tahun 1999 di Poso dan Ambon. Kemudian Tahun 2002 sebagai timer dan peramu bom Bali 1. 

Link Banner

Jackk seringkali mendapat peran sebagai pelaku yang memutuskan kapan waktunya bom diledakan atau disebutnya dengan istilah timer. Ia juga pernah terlihat perampokan bersama Nordin M Top di sebuah perusahaan di Malang.

Tapi sekarang saya sudah bertekatd kembali ke pangkuan pertiwi dan berbaur dengan masyarakat. Warung soto ini salah satu caranya, di warung ini pernah ada beberapa eks napiter yang bekerja di sini secara bergantian, ujar bapak dari 6 anak ini.

Tidak semua pekerja Jack adalah eks napiter. Satu di antaranya seorang remaja non-muslim. 

Tapi dia (pekerja non-muslim) sedang libur, karena ibadah ke gereja, ungkap pria kelahiran Kulonprogo, 1 Desember 1976 ini. 

Baca Juga  Mengejutkan!, Roy Suryo Beber Bukti Terbaru Video Mirip Gisel

Warung yang terdapat 10 meja dan 20 bangku ini buka mulai pukul 05.30 dan tutup pukul 10.30. Sekali dalam sebulan, yaitu pada Jumat pertama, Jack mengratiskan seluruh dagangannya untuk masyarakat. 

Namanya Jumat Barokah, semua penggunjung gratis makan di sini. Dengan mengadakan seperti ini, setidaknya setiap bulan ada orang yang nganggeni saya, kata Jack seraya tertawa.

Jack kedatangan pembeli spesial yaitu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan sang istri, Siti Atikoh. Ganjar bersepeda dari Tawangmangu ke warung soto yang beratapkan besi seng tersebut.

Ganjar yang mendengar cerita tersebut pun mengapreasi cara Jack Harun. Menurutnya, Jack Harun tidak sulit diterima kembali oleh masyarakat karena ada niat dari yang bersangkutan.

Baca Juga  Bahas Perkembangan Pilkada Serentak 2020, Kapolda Maluku Pimpin Rapat Bersama Polres Jajaran

Ini adalah cara reintegrasi sosial yang menarik. Selain berwirausaha bikin warung soto yang menurut saya ueenakk ini, Mas Jack juga sering memberikan edukasi terhadap anak-anak muda tentang bahaya terorisme dan radikalisme, imbuhnya.

Ia menambahkan, pemerintah akan memberikan dukungan lewat program-program bagi eks napiter supaya dapat diterima baik oleh masyarakat. 

Kalau mereka (eks napiter, RED) bekerja sesuai passion-nya, itu enak karena pemerintah tinggal memberikan kebutuhannya apa saja. Tapi kalau mereka belum punya ketrampilan, maka kami perlu memberikan pelatihan dulu, tandasnya.

(red/ayosemarang)