Egoisme

oleh -100 views

Fakta ini seolah-olah memberi gambaran nyata dari sebuah potret buram kehidupan di Indonesia yang sedang terengah-engah, kehabisan daya, frustasi, bahkan merasa seperti ayam mati di lumbung padi.  Harapan tentang Indonesia yang lebih baik pun, sungguh jauh panggang dari api.

Disadari atau tidak, kita sebetulnya tengah terperangkap dalam halusinasi demokrasi yang justru menelanjangi kemunafikan kita sebagai suatu kaum. Meminjam puisi almarhum WS Rendra, “terbentur oleh meja-meja kekuasaan yang macet”. Tak pelak lagi, kita rakyat Indonesia saat ini, mulai dari Aceh sampai Papua, sedang berhadapan dengan sosok kekuasaan yang dikungkungi oleh aneka kepentingan (pribadi dan kelompok) dan mengarah pada final actualization diri yang hanya terkonsentrasi dan terfokus pada kekuasaan dan kekayaan semata.

Baca Juga  Haji Mabrur: Arti, Syarat, Ciri-Ciri dan Cara Menjaganya

Untuk itu, penting bagi para elit politik dan pemimpin di negeri ini untuk mengikis sifat egois dalam diri mereka dengan melakukan pengembangan sikap altruisme universal. Yang perlu ditekankan di sini adalah, bahwa nilai-nilai kemanusiaan, keadilan dan kebenaran itu satu dan kawasan yang terbentang mulai dari Miangas sampai ke Pulau RZote juga satu, yakni rumah besar bernama  Indonesia, milik kita semua.

No More Posts Available.

No more pages to load.