EKPPD Terhadap LPPD 2018, Kepsul Urutan Kedua Terburuk se-Malut

oleh -46 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Timnas Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemdentrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah melakukan pemaparan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pemerintahan Daerah (EKPPD) terhadap Laporan Penyeleggaran Pemerintahan Daerah (LPPD) Kabupaten dan Kota se Provinsi Maluku Utara Tahun 2017 dan 2018.

EKPP merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008, tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggara Pemerintah Daerah (P-EPPD), yang pelaksanaannya dilakukan setiap tahun untuk mengetahui sejuah mana tingkat keberhasilan sekaligus melakukan pengingkatan terhadap capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, dengan sumber analisa EKPPD terhadap LPPD.

Kabupaten dan kota tingkat ragional (sementara) Provinsi Maluku Utara. anehnya, EKPPD terhadap LPPD Tahun 2017 Kabupaten Kepulauan Sula berada di urutan 6 (enam) dari 9 (sembilan) Kabupaten/se-Malut dengan nilai yang dicapai 2.6292.


Sedangkan EKPPD terhadap LPPD Tahun 2018, Kabupaten Kepulauan Sula mendapat rengking 9 (sembilan) dari 10 Kabupaten/Kota dengan dengan nilai yang dicapai 2.4868.

Artinya, Pemda Kepsul kalah jauh dari Taliabu yang merupakan anak pemekaran yang berada rengking 5 (Lima) dengan nilai yang capaian 2.6620.

Baca Juga  Dukung Perjuangan Tenaga Medis, Istri Bupati Halbar Beri Bantuan Paket APD

EKPPD) Provinsi, Kabupaten dan Kota yang dilakukan dengan cara menghitung dan menilai indeks komposisi terhadap dua variabel utama yaitu indeks Capaian kerja dan Indeks kesusaian materi. Penilain indeks kesesuain materi LPPD Provinsi yang telah disampaikan kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan LPPD Kabupaten dan Kota disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur dan melakukan klarifikasi dan validasi data LPPD.


Berdasarkan data yang dikantongi porostimur.com, Jumat (13/9/2019), menyebutkan, Indikator Kinerja Kunci (IKK) hasil evaluasi LPPD Provinsi Maluku Utara (Malut) Tahun 2018. Dimana, LPPD Provinsi Malut 2018 melalui hasil evaluasi dan validasi dan Koreksi dan penambahan data IKK hasil evaluasi LPPD Malut 2018.


Lampiran IKK Tataran atau Aspek, 1 pengambil kebijakan dengan jumlah IKK 38 TDI 0 (nol). 2 Pelaksanaan Kebijakan Adminsitrasi umum dengan jumlah IKK 672, TDI 0 (nol). 3 pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan dengan Jumlah IKK 82 dan TDI 0 (nol).

Baca Juga  Sukacita iman di Gereja Hati Kudus Yesus

Sedangkan, lima poin lainnya yakni. 1 pengambil kebijakan dengan jumlah IKK mencapai 39 dan koreksi data 7 atau 17,9 persen (%).2 pelaksanaan kebijakan adminisitrasi umum dengan jumlah IKK 672 dan koreksi data 4 atau 1,5 persen (1,5%). 3, pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan jumlah IKK mencapai 82 dan jumlah koreksi data mecapai angka 7 atau 7,3%. 4, Agregasi Kabupaten dan Kota Jumlah IKK mencapai 35, koreksi data 34 atau 97,14%.

Kapala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Sekretariat (Setda) Kepsul, Jufri Umasugi saat dihubungi via telepon selulernya, mengakui bahawa dari hasil pemaparan EKPPD terhadap LPPD Tahun 2018 mendapat rangking 9 dari 10 Kabupaten dan Kota di Maluku Utara karena mengalami kekurangan data, misal data pembangunan. Lebih banyak kurang itu data prawisata, kata Jufri.

“Memang butul sebenarnya turun memang butul tapi nilainya naik, tapi kabupaten kota lain nilainya lebih naik. Sebab, kami kekurangan data dari beberapa dinas yang kita terlambat kase masuk, misalnya data pembangunan dan paling banya itu data di dinas parawisata,” akunya.

Baca Juga  AGK Lebih Pikir Tanam Kasbi Daripada Pikir PSBB


Lanjut Juf sapaan akrab, juga mengakui hasil Evaluasi EKPPD Terhdap LPPD Tahun 2017 Pemda sula berada pada posisi atau mendapat rengking ke 6 dari 9 Kabupaten dan Kota belum Kabupaten Taliabu belum masuk karena Kabupaten baru. Namun EKPPD Terhadap LKPPD 2018 Pemda Kepsul berada di posisi atau rengking ke 9 dari 10 Kabupaten dan Kota di Maluku Utara.

“Artinya kita masih kalah jauh dari Kabupaten Taliabu yang berada di posisi ke 5, ujarnya.

EKPPD Terhadapa LPPD 2017 katanya berada direngkeng 6 dan hasil EKPPD Terhadap LPPD 2018 turun di posisi rengkeng ke 9.

“Ini menjadi pengalaman saya. Soalnya, di Tahun sebelumnya saya belum ikut kegiatan ini, tapi 2018 punya saya sudah ikut ini (if/raka)