Empat Minggu Tanpa Kasus Positif, Ambon Kini Zona Hijau

oleh -116 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Empat pekan berturut – turut tanpa ada kasus konfirmasi positif, kota Ambon kini dinyatakan masuk ke Zona Hijau dalam peta resiko penyebaran covid-19 di Maluku.

“Kita sudah lama berada di PPKM level 1, namun secara resmi pada tanggal 9 Januari 2022, Ambon telah masuk Zona Hijau artinya selama sebulan  penuh tidak ada yang terkonfirmasi, dan tidak ada yang dirawat, ini patut kita syukuri,” kata Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam keterangan pers, Sabtu (15/1/2022) di Balai Kota.

Dirinya menjelaskan, dari 11 kabupaten/Kota di Provinsi Maluku, 9 masuk zona hijau sementara dua lainnya masih berada di zona kuning (Resiko Rendah) yakni Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Baca Juga  Walikota Apresiasi Penyelenggaraan PTQ LPP RRI Stasiun Ambon

Masuknya Ambon ke Zona Hijau, terang Walikota, tidak lepas dari kerjasama yang luar biasa dari semua stakeholder dalam penanganan pandemi lewat kolaborasi system pentahelix, yakni Pemerintah, Swasta, Perguruan Tinggi, Civil Society, dan Media massa

“Ini atas kerjasama luar biasa semua komponen dalam kolaborasi pentaheliks sistem termasuk media massa, untuk itu saya perlu memberikan apresiasi,” ungkap Walikota.

Meski telah berada di Zona Hijau, walikota katakan, target vaksinasi 100 persen harus dikejar untuk sasaran 305.978 jiwa masyarakat umum maupun anak – anak.

“Untuk vaksinasi dewasa, target 274.194 jiwa, kota Ambon hampir mencapai 95 persen, sedangkan anak – anak usia 6 -11 tahun, target 31.784 jiwa, dalam kick-off vaksinasi selama tiga hari, telah mencapai 47,54 persen,” bebernya.

Dikatakan Walikota, untuk mencapai target vaksinasi anak di bulan Januari ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan kembali laksanakan vaksinasi massal yang dimulai dengan sosialisasi OPD kepada orang tua yang anaknya belum divaksin.

Baca Juga  2 Anak Buahnya Ditahan, Walikota Ambon Mengaku Prihatin

Selain itu, Pemkot juga akan membangun koordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenang Provinsi Maluku dan Kantor Kemenag Kota Ambon dalam pelaksanaan vaksin di Madrasah.

“Kita harapkan  vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun dapat berjalan secara simultan dan berdampak secara merata bagi masyarakat,” tandasnya (Nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.