Enam Orang Positif Corona Dibiarkan Bebas Beraktifitas

oleh -66 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Panemik Covid 19 ini awalnya merupakan virus yang mengkuatirkan semua pihak, terbukti orang yang sudah meninggalpun harus dimakamkan sesuai protokol Covid 19, dan karena itu masyarakat memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pihak pemerintah dalam hal ini tim Covid 19 dari pihak desa/Negeri, Kecamatan, kota sampai ke provinsi.

Bahkan karena Covid 19 setiap pagi dan sore oleh tim Covid 19 kota Ambon yang terdiri dari unsur TNI/POLRI, Satpol dan Pemerintah Kota Ambon berdiri di jalan utama di kota Ambon untuk memonitor masyarakat yang tidak memakai masker langsung di tegur sekaligus memberikan tidakan sebagai hukum akibat tidak memakai masker.

Baca Juga  Jenazah Ibunda SBY Disemayamkan di Cikeas

Namun saat ini timbul pertanyaan publik ” Benarkah ada Virus Corona? Seberapa bersarkah bahaya virus corona ini bagi kesehatan masyarakat?”

Pada akhir bulan september ada tiga orang warga negeri Urimessing Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon dilakukan sweb oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Ambon, dan pada tanggal 1 Oktober diketahui hasil Sweb dari 3 orang itu 1 diantaranya positif corona.

Link Banner

Upaya eksekusi untuk dikarantinapun dilakukan tetapi tidak membuahkan hasil karena yang positf corona tidak koperatif.

Selanjutnya dari 1 orang positif itu di lakukan sweb lagi oleh petugas kesehatan dari puskesmas negeri urimesing kepada 13 orang didalam keluarga itu ternyata pada 11 oktober keluar hasil sweb diketahui 5 orang positif.

Baca Juga  Naas! Truk Air Masuk Jurang, Kansar Ambon Turun Tangan

Terhadap 6 Orang positif corona ini maka sebgai ketua RW 06 Negeri Urimesing berkoordinasi dengan pihak Negeri dan petugas kesehatan urimesing untuk di lakukan eksekusi yang kemudian di karantinakan, namun sampai saat ini 6 orang positif belum mampu di eksekusi oleh pihak tim gugus covid negeri urimessing, kecamatan nusaniwe dan kota Ambon.

Karena terlalu lama dan menimbulkan keresahan di tengah masyaraksat sekitar maka sebagai ketua RW 06 mendatangi pihak dinas kesehatan kota Ambon dan tim Covid kota Ambon, ternyata baik Dinas Kesehatan dan Tim Gugus Tugas Kota Ambon menjelaskan bahwa sampai saat ini belum mendapat laporan dari Puskesmas maupun Pemerintah Negeri Urimessing.

Baca Juga  Jembatan Wae Lalan, Komisi C bakal hearing dengan Dinas PU

Kalau ini yang di alami pertanyaan apakah bernar virus corona ini membahayakan atau tidak, karena kalau itu berbahaya maka penagannya pun pasti cepat dan tepat.

Yang lebih parah lagi ada alasan bahwa tidak ada ruangan untuk di karantina karena ruangan ful, apakah jawaban seperti ini layak di sampaikan, lalu bagana upaya untuk menutuskan mata rantai covid 19 ini. (olof)