Erdogan: Swedia tidak Bisa Gabung NATO Jika Izinkan Pembakaran Alquran

oleh -65 views

“Karena itu, saya sepenuhnya memahami bahwa orang tersinggung dengan pembakaran kitab suci dan menganggapnya sangat menyakitkan. Apa yang dibutuhkan sekarang adalah agar situasi mereda di semua sisi,” kata Billström.

Billström menambahkan, pembicaraan dengan Turkiye tentang penerapan perjanjian terus berlanjut. Dengan nota bersama yang ditandatangani tahun lalu, Swedia dan Finlandia setuju untuk mengatasi masalah keamanan Turkiye.

Billström juga mengaitkan komentar Erdogan dengan politik dalam negeri Turkiye. Erdogan menghadapi pemilihan presiden yang sulit pada Mei di tengah kemerosotan ekonomi dan inflasi yang tinggi. Dia diperkirakan akan menggunakan kekuatan Swedia untuk menggalang dukungan nasionalis.

“Saat ini sedang berlangsung kampanye pemilu di Turkiye dan dalam kampanye pemilu banyak hal yang dibicarakan,” kata Billström.

Baca Juga  Bukti Program PTSL Berjalan Baik di Jawa Tengah, Menteri AHY Antar Langsung Sertipikat ke Rumah Masyarakat

Sementara itu, di Finlandia tidak terjadi aksi protes anti-Turkiye atau anti-Islam. Berdasarkan hukum Finlandia, melanggar perdamaian agama dan menodai sebuah kitab yang dianggap suci oleh komunitas agama dapat dihukum oleh undang-undang. Oleh karena itu, polisi tidak mengizinkan protes yang melibatkan pembakaran Alquran.

“Tidak ada undang-undang serupa di negara-negara Nordik lainnya,” kata penyiar publik Finlandia YLE.