Europe on Screen 2020 akan Digelar secara Daring

oleh -15 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Ajang tahunan Europe on Screen (EoS) akan tampil berbeda dalam penyelenggaraan ke-20 di tahun ini.

Untuk pertama kalinya EoS akan digelar secara daring dari tanggal 16-30 November 2020 melalui situs resmi Festival Scope.

Sekaligus ini akan menjadi festival film asing besar pertama di Indonesia yang diselenggarakan secara daring.

“Festival Film Europe on Screen tahun ini istimewa. Untuk pertama kalinya dalam sejarah 20 tahun festival, seluruh pemutaran film diselenggarakan secara virtual dalam platform online untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini,” kata Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (4/11/2020).

Dengan sistem daring, EoS 2020 bisa menjangkau seluruh Nusantara dengan serangkaian film Eropa kontemporer terbaiknya.

Baca Juga  BPBD Maluku Gelar Konferensi Pers Terkait Informasi Dampak Gempa

Sebanyak 40 film panjang dari 25 negara Eropa dan satu kompilasi film pendek pemenang kompetisi Short Film Pitching Project EoS 2019 dapat diakses dari rumah penonton.

“Walaupun dilakukan secara daring, penonton tetap dapat menonton secara bersamaan. Bedanya kini kita harus janjian dulu untuk menonton film yang sama, tapi dari rumah masing-masing,” kata Nauval Yazid, Co-Director Eos.

Hanya saja, untuk bisa menonton film di situs Festival Scope, penonton diwajibkan membuat akun terlebih dahulu.

Tiket gratis akan tersedia di hari pemutaran dengan jumlah terbatas untuk setiap filmnya.

Swoon, film panjang asal Swedia yang dirilis tahun 2019 akan menjadi film pembuka festival tahun ini.

Baca Juga  Reaksi Prancis Soal Boikot dari Negara Berpenduduk Muslim

Film garapan sutradara Mans Marlind dan Bjorn Stein ini meraih penghargaan sebagai penata musik dan penata kostum terbaik dalam ajang Guldbagge Awards 2020.

Sementara itu, How About Adolf? akan menjadi film penutup pada Europe on Screen 2020.

Film komedi asal Jerman ini sempat mendapat nominasi film terbaik dalam ajang Festival Film Cologne 2018. (red/Kompas.com)