FAM-SAH Gelar Kampanye Putaran Kedua di Desa Leko Kadai

oleh -76 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Pasangan Calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus – M Saleh Marasabessy (FAM-SAH), melakuakan kampanye putaran kedua di Desa Leko Kadai, Kecamatan Mangoli Barat, Kepulauan Sula, Maluku Utara, Rabu (21/10/2020) kemarin.

Ketika menyampaikan orasi politik dihadapan warga Desa Leko Kadai, Fifian mengatakan bahwa jangan membuat masayarakat Kepulauan Sula hidup berkotak-kotak hanya untuk mencari kebenaran.

“Jadi warga minoritas di Desa Leko Kadai ini, saya adalah saudara kalian dan kalian akan mendapatkan hak yang sama,”kata Ningsi sapaan akrab Fifian Adeningsi Mus (FAM).

Fifian mengatakan, warga minoritas memilih sesama tetapi tidak diperhatikan, jadi lebih baik bergabung bersama FAM-SAH.

Ningsi bilang, selaku anak perempuan yang masih satu darah dan satu keturunan dengan warga Leko Kadai, sudah pasti para jemaat jemaat gereja di Desa Leko Kadai mendapat perhatian sama seperti warga suku lain.

Baca Juga  Negara Pasifik Desak PBB Selidiki Situasi HAM di Papua

“FAM-SAH tidak membedakan, agama dan ras. ini sama seperti di Taliabu yang kelaurga kami dari Suku Kadai, Suku Siboyo dan Suku Mange itu ada Islam ada juga Kristen. Jadi kita harus hidup rukun dan saling menjaga antar umat beragama bukan membeda – bedakan Suku, karena kita semua hidup bersaudara yang ada di 3 pulau ini, yakni Pulau Sulabesi, Pulau Mangoli dan Pulau Taliabu,” tuturnya.

Fifian bilang, Pulau Sulabesi, Pulau Mangoli dan Pulau Taliabu tak dapat dipisahkan sampai kapan pun juga.

Olehnya kata Fifian jangan lagi bilang orang Taliabu bukan orang Kepulauan Sula, kenapa demikian, karena tanpa Taliabu tidak bisa sebut Hai Sua Barakat dan tanpa Pulau Mangoli juga tidak bisa sebut Sulabesi. (red)