Film “The Third Wife”, Dapat Penghargaan Dunia Tapi Dilarang Tayang. Ada Apa?

oleh -484 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

Porostimur.com | Hanoi: Vietnam dibuat heboh oleh sebuah film yang mendapat penghargaan internasional, namun harus ditarik dari peredaran karena salah satu pemeran wanitanya ternyata masih berusia 13 tahun. 

Padahal, bintang yang bermain apik dalam film itu, Nguyen Phuong Tra My, perannya mendapat pujian internasional. 

Film yang menimbulkan kontroversi itu adalah The Third Wife , didapuk penghargaan Special Mention di Bangkok Asean Film Festival, Juli lalu.

Link Banner
Film Vietnam Dapat Penghargaan Dunia Tak Boleh Tayang, Adegan Dewasa Diperankan Artis 13 Tahun
Nguyen Phuong Tra My aktris muda berbakat dalam film “The Third Wife”, ternyata masih berusia 13 tahun. Filmnya ditarik dari peredaran karena ada adegan sensual 

Juri memberikan penghargaan itu karena keahlian pengambilan gambar yang teliti, akting yang kuat dan penyutradaraan yang penuh percaya diri, menurut AsiaOne.com.

Bahkan film tersebut juga memenangkan hadiah di Toronto International Film Festival 2018 dan mendapat sambutan dari penggemar film internasional, termasuk Amerika Serikat.

Film yang dibuat di pedesaan Vietnam dengan setting akhir abad ke-19 itu menceritakan tentang seorang gadis muda yang menjadi istri ketiga dari pemilik tanah yang kaya.

Namun, film itu membuat heboh netizen karena Nguyen Phuong Tra My yang memerankannya juga melakukan adegan seks serta ada bagian melahirkan anak yang tak pantas untuk dilihat, menurut kecaman di media sosial.

Baca Juga  Membiarkan ODP Berkeliaran Politisi Nasdem minta Bupati Copot Ketua Tim Gugus

Pemerintah Vietnam dengan cepat merespon dan menarik film itu dari peredaran pada akhir Mei.

Dilaporkan Vietnam News, otoritas perfilman Vietnam terkejut bahwa karakter itu dimainkan oleh Nguyen Phuong Tra My, yang saat itu baru berusia 13 tahun.

Netizens mengecam pembuat film tersebut, Vietnam Ash Mayfair, saat memilih pemeran wanita.

Portal VnExpress mengutip para pakar perlindungan anak mengatakan bahwa adegan seks dapat memiliki efek psikologis pada seorang aktris muda.

Bahkan, ibu Tra My juga dibanjiri kecaman karena mengorbankan anaknya demi popularitas dan uang.

Namun Mayfair membantah melakukan kesalahan kepada Hollywood Reporter.

“Kami tidak melakukan kesalahan dan kami tidak melanggar hukum. Mereka tidak dapat menyerang kami dengan alasan itu sehingga ada upaya untuk menyerang ibu aktris itu, mempublikasikan rincian pribadinya secara online dan mengatakan dia telah menjual putrinya untuk uang. “

Baca Juga  Gelar BBK di Leihitu, Kapolda janji tindak tegas pelaku konflik sosial

“Pertanyaan-pertanyaan ini terbuka untuk diperdebatkan dan saya tidak punya masalah dengan itu. Kami berbicara tentang hak-hak perempuan dan kami sangat kritis tentang tradisi patriarki yang telah ada di negara ini selama berabad-abad,” kata Mayfair.

Tra My, menurutnya, pantas mendapatkan peran itu karena ia terpilih dalam audisi dan menyisihkan lebih dari 900 kandidat.

Tra My, yang sekarang berusia 15 tahun dikatakan telah meyakinkan orangtuanya bahwa ia dapat melakukan peran itu.

Aktris muda ini kecewa karena film itu tidak dapat dilihat oleh orang Vietnam, bahkan ketika film itu mendapat tepuk tangan di tempat lain.

Hollywood Variety dalam ulasannya tentang film tersebut, mengatakan: “May (maksudnya Tra My) dan Ha dan Xuan (dua istri lainnya), semuanya wanita dan gadis di masa lalu yang telah diabaikan, disalahgunakan, dipaksa berkompetisi satu sama lain, dibuat untuk menanggung degradasi roh dan komodifikasi tubuh yang begitu lengkap seharusnya menghasilkan penghancuran mereka, seperti ulat sutra mengepul hidup-hidup di dalam kepompong mereka “.

Baca Juga  Olivier Giroud Mulai Kerasan Tinggal di Chelsea

“Tetapi dengan The Third Wife, bakat baru Mayfair merebut kembali hanya beberapa helai keperakan dari pengabaian sejarah dan menjalinnya menjadi sebuah film yang begitu sensual sehingga kita dapat kehilangan diri kita di dalamnya, tetapi begitu nyata sehingga kita mungkin dapat menemukan diri kita sendiri. sana.”

Badan Sensor Film Vietnam dilaporkan meminta Mayfair untuk menyerahkan versi film yang sudah diedit untuk izin pemerintah. (red/tb/bs)