FORMAPAS Malut Desak Kemenko Polkam Ungkap Kasus Teror dan Pembunuhan di Halmahera

oleh -44 Dilihat
Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (PP FORMAPAS MALUT) mendatangi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI untuk mendesak pemerintah memperkuat respons negara terhadap persoalan keamanan tersebut.

Menurutnya, negara harus hadir melalui kemampuan aparat penegak hukum mengungkap fakta, mengidentifikasi pelaku dan motif, mengamankan alat bukti, serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Kami datang bukan sekadar membawa keluhan, tetapi membawa aspirasi masyarakat dan keluarga korban yang sampai hari ini menunggu kepastian hukum. Negara harus hadir dan memastikan setiap kasus teror dan pembunuhan di Halmahera ditangani secara serius sampai memperoleh titik terang berdasarkan hukum.”

Riswan menilai, pengungkapan kasus secara tuntas tidak hanya berkaitan dengan penindakan terhadap pelaku. Lebih dari itu, kepastian hukum diperlukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara dan mencegah berkembangnya ketakutan di tengah masyarakat.

“Yang harus dijawab bukan hanya siapa pelakunya, tetapi juga bagaimana rangkaian peristiwa itu terjadi, apa motifnya, bagaimana pola kejahatannya, serta apakah terdapat keterlibatan pihak lain. Semua harus dibuktikan melalui proses hukum dan alat bukti yang sah,” tegasnya.

Empat Agenda FORMAPAS Malut

Kemenko Polkam memberikan respons positif terhadap aspirasi yang disampaikan FORMAPAS MALUT. Pemerintah pusat pada prinsipnya memandang aspirasi masyarakat sebagai bagian penting dalam memperoleh gambaran mengenai persoalan keamanan yang terjadi di daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.