Forum Lintas OKP Ormas Peduli Demokrasi Malra, Tuding Timsel KPU Maluku Terima Suap

oleh -109 views

Porostimur.com, Langgur – Forum Lintas OKP Ormas Peduli Demokrasi Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menuding tim seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota periode 2024-2029 menerima suap puluhan juta rupiah.

Pasalnya, pada seleksi 10 besar calon anggota KPUD Maluku Zona II diduga kuat telah terjadi sejumlah transaksi dengan nominal tertentu.

“Berdasarkan informasi yang diduga memiliki nilai kebenaran dari sejumlah oknum yang diloloskan ke 10 besar adalah mereka yang telah menyetor ke timsel dengan kisaran Rp20 juta hingga Rp30 juta,” ujar Ketua Pemuda Katolik Malra M. Tanlain, saat menggelar konferensi pers, Jumat (19/1/2024) malam.

Tanlain bilang, dana tersebut disetor, setelah nama peserta seleksi diumumkan dengan dalil ucapan terimakasih.

“Begitupula kuat dugaan terdapat nama peserta yang lolos merupakan titipan dari pihak-pihak tertentu, baik Ormas/OKP tertentu bahkan titipan dari partai politik peserta Pemilu 2024,” ungkapnya.

Tanlain menegaskan, dengan memperhatikan komposisi calon anggota KPU Provinsi Maluku yang dinyatakan lulus pada tahapan ini, maka patut dipertanyakan obyektifitas penilaian Timsel dengan mengacu pada indikator materi yang ditanyakan kepada peserta seleksi pada saat wawancara.

“Karena terdapat sejumlah cacat yang dinilai tak rasional dalam penetapan keputusan calon anggota KPU Maluku yang ditetapkan timsel, salah satunya lolosnya tersangka korupsi calon anggota KPU Kepulauan Aru,” sesalnya.

Dijelaskannya, dalam 10 nama Calon Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku yang
diloloskan timsel KPU Maluku berdasarkan hasil keputusan dan penetapan tanggal 14 Januari 2024.

Baca Juga  Ini Kesalahan Suami Kepada Istri yang Tidak Bisa Dimaafkan dalam Islam

Terdapat satu Calon Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Aru yang ditetapkan tersangka sejak Maret 2023, dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada Aru tahun 2020, namun diloloskan.

“Ini bukti, timsel KPU Maluku tidak memiliki integritas, dan punya cacat moral serta intelektual, sehingga sengaja buat keputusan diluar nalar. Bayangkan satu tersangka lolos dalam 10 besar nama Calon Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Aru periode 2024 – 2029,” papar Tanlain.

Bukan hanya itu, PMKRI beserta Pemuda Katolik Malra yang tergabung dalam forum ini juga berpendapat, di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) misalnya dua anggota partai politik malah lolos 10 besar.

“Apa ini sesuai dengan asas demokrasi? “Kami menilai ini merupakan cacat berfikir dari Timsel KPU Maluku, sebab dari 10 Calon Anggota KPU Kabupaten Maluku Tenggara yang lolos, oknum timsel terindikasi menerima suap Rp20 hingga Rp30 juta,” ujar Tanlain.

Baca Juga  Puasa Nisfu Syaban 2024: Jadwal, Niat dan Keutamaan

“Kami minta investigasi menyeluruh kepada seluruh anggota Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum terkait adanya suap,” pungkasnya. (red)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.