Fraksi PKS DPRD Maluku Sebut Kenaikan Harga BBM Tingkatkan Kemiskinan dan Pengangguran

oleh -3 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Maluku menolak dengan tegas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) karena berdampak bagi perekonomian masyarakat dan meningkatnya angka pengangguran di Maluku.

Hal ini dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Maluku, Turaya Samal, kepada wartawan, Jumat (23/9/2022), di Ambon.

Menurutnya, sebagai wakil rakyat maka Partai Keadilan Sejahtera yang berada di parlemen secara serentak menyatakan sikap menolak keputusan pemerintah untuk menaikan harga BBM.

“Sebagai wakil rakyat kendati ada dalam masa reses akan tetapi tetap memperjuangkan kepentingan rakyat dengan menyatakan menolak kenaikan BBM. Kenaikan BBM akan sangat berdampak bagi perekonomian masyarakat dan akan meningkatkan kemiskinan serta pengangguran,” tegasnya.

Turaya menyangkan langkah pemerintah yang menaikan harga BBM Bersubsidi, sebab dengan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi maka dampaknya sangat terasa di kalangan masyarakat bawah dan berimbas pada semua bidang.

Baca Juga  Bea Cukai-Pemprov Maluku upayakan solusi percepat ekspor dari Maluku

“Langkah penolakan yang dilakukan sebut Turaya, sebagai bentuk keberpihakan Partai Keadilan Sejahtera bagi masyarakat kecil.
Dampaknya sangat terasa dengan kenaikan harga BBM bersubsidi karena imbasnya ada pada semua bidang,” tutup Turaya.

(red/strateginews)

No More Posts Available.

No more pages to load.