Gal Gadot Buka Suara soal Jadi Pemeran Cleopatra

oleh -25 views
Link Banner

Porostimur.com | Hollywood: Artis peran Gal Gadot akhirnya buka suara soal dirinya yang akan menjadi pemeran utama film Cleopatra.

Dalam sesi wawancara bersama BBC Arabic, Gal Gadot ditanya soal pendapatnya tentang orang-orang Mesir yang menganggap film Cleopatra menjadi terlalu Hollywood.

“Pertama-tama, jika kalian ingin tahu fakta sebenarnya, Cleopatra adalah orang Makedonia,” kata Gal Gadot seperti dilansir dari E! Online, Jumat (25/12/2020).

Tim casting sebenarnya sempat mencari bintang film asli Makedonia untuk memerankan Cleopatra.

Namun pencarian tersebut tidak menemukan hasil yang memuaskan sehingga akhirnya Gal Gadot dipilih untuk berperan sebagai Cleopatra.

“Kami sempat mencari aktris Makedonia yang cocok memerankan Cleopatra. Namun tidak ada yang pas. Dan aku sangat tertarik dengan Cleopatra,” ujar pemain film Wonder Woman tersebut.

Baca Juga  Jokowi Harap RSUP Leimena Layani Indonesia Timur

Gal Gadot lalu menekankan bahwa film Cleopatra ini akan bercerita tentang sebuah kisah yang universal.

Dengan bantuan tangan dingin sutradara Patty Jenkins, ia sangat yakin film Cleopatra akan sangat memuaskan bagi semua orang.

“Bagiku, sebagai orang yang mencintai rakyat, dan aku memiliki teman dari seluruh dunia, entah mereka Muslim, Nasrani, Katolik, Ateis, Buddha, atau Yahudi, rakyat tetaplah rakyat,” kata Gal Gadot.

“Aku ingin merayakan warisan dari Cleopatra dan menghormati ikon bersejarah yang sangat luar biasa ini karena aku sangat mengaguminya,” lanjutnya.

Berbeda dari film-film Cleopatra sebelumnya, film yang akan dibintangi oleh Gal Gadot ini akan mengambil sudut pandang dari perspektif perempuan.

Baca Juga  Pimpin Vicon, Kabarhakam Tekankan Arahan Presiden Jokowi Soal PPKM Level 4

Pada 1963, Elizabeth Taylor juga sempat memerankan Cleopatra dalam film yang diarahkan sutradara Joseph L Mankiewicz.

Pengumuman perdana tentang rencana pembuatan film Cleopatra dilakukan oleh Paramount Pictures pada Oktober 2020m

Pengumuman tersebut sempat menuai pro dan kontra di media sosial karena dianggap ‘terlalu putih’ dengan menggunakan aktris-aktris dari Hollywood. (red/kompas)