Galakkan Program Penanaman 26 Ribu Pohon Pala, Pemkab Buton Belajar ke Banda

oleh -93 views
Link Banner

Porostimur.com | Banda Neira: Pemerintah Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara kini tengah berjuang mewujudkan program pengembangan pala di jazirah Buton.

Guna mewujudkan cita-cita tersebut, Pemerintah dan DPRD Buton mengunjungi sentra pengembangan pala di Desa Lonthoir, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Menurut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Dewangga, menyampaikan bahwa sebenarnya tahun 2020 Pemkab Buton akan membuat gebrakan penanaman pala yang dinamai “Palanisasi”.

Untuk mendukung langkah tersebut, pihaknya akan mengalokasikan pala sebanyak 26 ribu pohon. Rencananya, pengembangan dan budidaya tanaman Pala tersebut akan disebar di wilayah Siotapina, Wolowa, Lasalimu Selatan, Lasalimu dan Kapontori.

“Sejak tahun 2019 lalu, Pemkab Buton telah mengembangkan komoditas ekspor ini, bahkan telah melakukan riset. Untuk langkah awal, kami sarankan petani agar menanam pala dengan jumlah sekitar 20-25 pohon. Apalagi hal ini merupakan salah satu program unggulan Kabupaten Buton,” ungkap, Dewangga dalam kunjungan di Maluku Tengah, mendampingi Bupati dan Ketua DPRD Buton, Jumat (10/1/2019).

Baca Juga  KPU Provinsi Nilai Tahapan Pilkada di Halbar Berjalan Lancar

Ketua DPRD Kabupaten Buton, Hariasi Salad, mengatakan pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi program “Palanisasi” yang dicanangkan pemerintah kabupaten. Apalagi program tersebut dinilai bersentuhan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Tentu kami sangat mendukung program ini karena bersentuhan dengan masyarakat,” ujarnya.

Politisi Golkar tersebut, menambahkan, bahwa maksud kunjungan tersebut adalah memastikan pengembangan Pala Banda dengan yang berkualitas dunia bisa dikembangkan di jazirah Kabupaten Buton. Olehnya itu, bersama dengan delapan anggota legislatif lainnya bersama bupati dan dinas terkait melihat langsung cara pembibitan, penanaman termasuk bagaimana perlakuan petani itu terhadap pala itu sendiri. (red/rtm/sultrakini)