Gapura Bahasa diirusak OTK, 2 warga luka, 3 unit sepeda motor rusak

oleh -250 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :  Lagi-lagi tindak kekerasan menghiasi awal pekan di bulan yang acap disebut bulan penuh kasih sayang ini.

Sekelompok orang tak dikenal menggunakan penutup wajah menumpangi angkutan kota (angkot) jurusan Kudamati, melakukan perusakan dan penganiayaan di Gapura Bahasa, depan Pasar Tagalaya, Batu Gantung, Keca,matan Nusaniwe, Minggu (11/2) sekitar pukul 08.00 WIT.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, menyebutkan bahwa pelaku perusakan dan penganiayaan ini merupakan kelompk pemuda dari daerah Kampung Ganemo, Batu Gantung.

                korban

Saksi mata di lokasi, Wanto (40) dan Yohanes Parinusa (50), menjelaskan bahwa 7 orang pemuda tiba dengan menumpangi angkot jurusan Kudamati tanpa nomor polisi (nopol).

                             korban

Selain membawa parang dan berpenutup wajah, kelompok ini juga membawa 1 buah jerigen 5 liter berisi bensin.

Baca Juga  Breaking News: Gempa 7.4 Guncang Jailolo. BMKG: Waspada Tsunami

Saat tiba di depan gapura, ketujuhnya langsung menebas orang yang sementara tidur di depan gapura, seraya menumpahkan bensin di lokasi tersebut, serta merusak 3 unit kendaraan roda dua yang diparkir di lokasi dimaksud dan sesudahnya langsung kabur menggunakan angkot yang sama.

            TKP yang dibakar orang tak dikenal

Sedangkan menurut saksi penjual sayur di pasar Tagalaya, Jhon (45), saat mendengar suara ribut-ribut di depan pasar, ia pun berlari kearah depan dan melihat 2 orang warga sudah berlumuran darah.

Sementara, sekelompok orang dengan penutup muka merusak dan membakar gapura kemudian lari meninggalkan TKP.

Untuk kerugian materiil yang teridedntifikasi berupa 2 unit motor Honda Beat milik Yohan (34), serta 1 unit motor Yamaha Mio Soul nopol DE 2817 LD milik Leo (25).

Baca Juga  Bawa Juventus Libas Barcelona, Ini Kata Ronaldo soal Rivalitas dengan Messi

Sedangkan korban luka yakni Yohanis Eruplai (22), mengalami luka bacok di kepala bagian kiri, serta sementara mengalami kondisi kritis.

Serta korban luka lainnya yakni Johan Halatu (35), mengalami luka bacok pada siku tangan kanan dan pergelangan tangan kiri.

Sekitar pukul 10.20 WIT, anggota Satgas Bataliyon RK 732/Banau Pos Waringin, Babinsa dan anggota Polsek Nusaniwe tiba di lokasi dan mengamankan area TKP.

Pelaku tidak ditemukan dan anggota satgas membawa korban menuju ke RST untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski demikian, korban luka Johan Halatu, suddah meminta izin pulang paksa kepada tenaga dokter yang menanganinya dengan menandatangani surat pernyatan.

Disinyalir korban luka sudah pulang ke rumahnya dan berpeluang melakukan pembalasan.

Baca Juga  Pelarian Muhammad Tuasamu Berakhir di Johar Baru Jakarta

Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian sudah kembali tenang ddan aman seperti sedia kala. (pt-02)