Gandeng Perusahaan, Disnaker Kota Ternate Buka Lowonan Kerja

Porostimur.com | Ternate: Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, bersama PT. Midi Utama. Melakukan perekrutan tenaga kerja yang mulai dari 20-23 Januari 2020.

Lamadi Misila selaku Sekretaris Bidang Perekrutan Tenaga Kerja, ketika ditemui awak media, di ruang kerjanya. Rabu (22/1/2020) menyampaikan, untuk awal 2020 Disnaker Kota Ternate telah melakukan kegiatan perekrutan tenaga kerja tahap kedua.

“Perekrutan ini berdasarkan kerja sama antara PT. Midi Utama dan Disnaker, selaku Dinas yang menangani dan mengawasi soal tenaga kerja,” ujar Lamadi.

Ia menyebutkan perekrutan di lakukan selama tiga hari dan peserta yang mengikuti sebanyak 93 orang.

“Di hari pertama peserta sebanyak 30 orang, Hari ke dua SMA dan SMK sebanyak 35 orang, D3 sebanyak 7 orang dan di hari ke tiga sarjana 6 orang, serta SMA 15 orang,” sebut Lamadi.

Pola perekrutan juga lanjut dia, memiliki batasan usia diantaranya SMA, SMK dan D3 batas maksimal usia dari 18-25 tahun dan sarjana 25-29 tahun yang belum menikah.

“Untuk tenaga kerja pada PT. Midi Utama, kami dari Disnaker lebih khusus memprioritaskan masyarakat kota Ternate, dan pada umumnya masyarakat Maluku Utara. Agar supaya angka penggangguran di Maluku Utara mengalami penurunan,” ungkapnya.

Sambung Lamadi menyampaikan, pengumuman hasil tes akan di lakukan pada minggu depan langsung melalui email para peserta yang mengikuti tes.

“Selesai pengumuman nanti peserta yang lolos akan diberikan traning oleh perusahaan, yang memiliki ijasah SMA, SMK dan D3 trening itu akan dilakukan di wilayah kota Ternate saja. Sedangkan untuk sarjana, treningny akan di lakukan di Manado. Karena yang memiliki ijasah sarjana mereka akan menjadi manajer toko,” papar Lamadi.

Lebih lanjut lamadi mengatakan gaji sendiri sudah ditetapkan oleh Disnaker sesuai dengan aturan upah minimum kota UMK dan upah minimum provinsi UMP.

“UMK di patok nilai sebesar Rp 2.700.000 sedangkan UMP sebesar Rp 2.800.000, Pola perekrutan itu diaturan yang di tetapkan oleh Disnaker agar kemudian hari tidak terjadi penyelewengan aturan maupun gaji yang di tetapkan oleh pihak perusahaan,” jelasnya.

Lamadi mengimbau dengan adanya kerja sama perekrutan tenaga kerja oleh PT. Midi Utama Disnaker bisa mengurangi masalah penggangguran yang ada di Provinsi Maluku Utara, lebih khususnya Kota Ternate. (red/rtm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: