Garuda Ternyata Sewa Pesawat dari Cina. Luhut Bermain?

oleh -90 views
Link Banner

@porostimur.com | Jakarta: Ekonom yang juga sempat menjabat Menteri Koordinator Kemaritiman di era Joko Widodo, Rizal Ramli mengekspresikan rasa terkejut dalam cuitan di akun twitternya, terkait kebijakan sewa pesawat Garuda Indonesia.

“Wah baru tahu Garuda ternyata leasepesawat dari Cina. Kirain ..,” kata Rizal Ramli melalui akun twitternya pada Sabtu (27/7/2019).

Pernyataan Menko Perekonomian era Gus Dur itu mengomentari kebijakan Maskapai Garuda Indonesia yang menyewa pesawat dari Cina. Rizal lantas menutup ocehan melalui akun twitternya @RamliRizal itu dengan emoji senyum.

Dilansir dari law-justice.co sebagaimana dikutip dari Warta Kota, hal tersebut diketahui setelah terbongkarnya dugaan pemalsuan Laporan Keuangan Garuda Indonesia tahun 2018.

Baca Juga  Yakin Kantongi Rekom PKS, Bassam Kasuba Siap Maju Pilkada Halsel

Setelah Laporan Keuangan direvisi, Garuda Indonesia mencatatkan net loss atau rugi bersih sebesar US$ 175,028 juta atau sekitar Rp2,4 triliun (kurs Rp14.000). Ini berbeda dari data laporan keuangan yang dirilis sebelumnya yang mencatatkan LABA sebesar US$ 5,018 juta.

Diantara beban biaya terungkap ternyata pesawat garuda sewa dari Cina.

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan kemudian meminta Cina untuk meringankan beban sewa atau leasing pesawat milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Untuk mendapatkan keringanan, Luhut sudah bertemu dengan perwakilan dari Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) Aviation Co. Ltd.

Adapun, ICBC Aviation ini merupakan anak usaha dari ICBC Financial Leasing Co. Ltd. Perusahaan tersebut bertindak sebagai lessor (pemberi sewa) kepada beberapa unit pesawat yang dimiliki oleh Garuda.

Baca Juga  Pemkab Kepulauan Sula Akan Siapkan Dua Kapal Gratis Untuk Masyarakat

Menurut laporan keuangan Garuda Indonesia per Desember 2018, beban sewa dan charter pesawat pada tahun itu mencapai US$1,08 miliar atau naik dari tahun lalu US$1,06 miliar. (red)