Gauli paksa anak bawah umur, T diringkus tim Buser

oleh -44 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Akibat sering melakukan intimidasi dan kekerasan seksual kepada anak di bawah umur, seorang pemuda tanggung , T (18) terpaksa harus meringkuk dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polres Pulau Ambon dan Pulau pulau Lease.

Informasi yang berhasil dihimpun dari tubuh Polres P. Ambon dan Pp. Lease, menyebutkan T diringkus perosnil Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse Kriminal (Sat.Reskrim) di Dusun Air Manis Desa Laha Kec. Teluk Ambon, Rabu (1/5), sekitar pukul 16.00 Wit.

T sendiri diperkarakan atas kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang disertai dengan kekerasan, FA (15).

Dimana, tindakan T melanggar Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sebelumnya, T berkenalan dengan FA melalui media sosial (medsos) Facebook.

Baca Juga  Lagi, rumah keluarga terduga pemerkosaan dirusak OTK

Saat keduanya berkesempatan melakukan video call, FA kedapatan hanya menggunakan pakaian dalam.

Kondisi FA yang setengah bugil ini ternyata dimanfaatkan T dengan melakukan screenshoot.

Bahkan FA diancam hasil screenshootnya itu akan disebarkan T, jika FA tidak berpacaran dengan dirinya.

Tak mampu menghadapi rasa takutnya, FA pun mengiyakan syarat T tersebut dan keduanya pun berpacaran.

Saat sudah mulai berpacaran, T kemudian mengajak FA melakukan hubungan badan beberapa kali namun sebelumnya FA sendiri mengalami kekerasan fisik.

Tak kuasa menerima kerugian dan kekerasan serta kekasaran dimaksud, FA akhirnya mempolisikan T dengan laporan polisi bernomor : LP/355/IV/2019/Mal/Res Ambon, tertanggal 29 April 2019.

Hingga berita ini ditayangkan, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres P. Ambon dan Pp. Lease telah memeriksa 3 orang saksi.

Baca Juga  Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Ambon, Senin 4 Mei 2020

Sementara T sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sementara meringkuk dalam Rutan Polres P. Ambon dan Pp. Lease sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. (keket)