Gelar Operasi Laba-Laba, Polres Bitung Amankan Sejumlah Pelaku Narkoba

oleh -167 views
Link Banner

Porostimur.com | Bitung: Dalam pengungkapan kasus narkotika ditahun 2020, Team Laba – Laba Satresnarkoba Polres Bitung berhasil menjaring 5 orang warga Kota Bitung yang melakukan peredaran narkotika dan obat – obatan terlarang.

Hal ini disampaikan Kapolres Bitung, AKBP FX Winardi Prabowo SIK ketika menggelar Konfrensi Pers dengan awak media di Aula Endra Dharmalaksana, Senin (16/3/2020). Dimana, pengungkapan kasus tersebut hanya dalam waktu dua bulan kemarin.

Hari Jumat tanggal 10 januari 2020, Tim Satresnarkoba melakukan penangkapan dua orang lelaki berinisial SS (35), warga Kelurahan Manembo – Nembo dan MK (23), warga Kelurahan Madidir Ure.

Dari tangan tersangka, ditemukan barang bukti 2 paket sabu berat 0,5 gram, 1 buah potongan sedotan, 1 buah alat hisap (Bong) dan 3 buah korek api.

Hari Sabtu tanggal 15 Februari 2020, Team Laba – Laba Satresnarkoba Polres Bitung menangkap berinisial HY (16), warga Wangurer Utara.

Baca Juga  Barisan Celeng Bikin Elit Partai Banteng Gerah

Tertangkapnya HY berdasarkan informasi masyarakat dan ditindaklanjuti Team Laba – Laba dengan cara menggeledah rumah tersangka dan mendapati barang bukti 4 jarum suntik, 6 MG suboxon dan 4 butir aprazolam.

Minggu tanggal 23 Februari 2020, Team Laba – Laba yang dipimpin Kasat Reskrim Narkoba Polres Bitung, AKP Jemmy CH Lewu menangkap 1 orang pengedar berinisial RA (26), warga Kelurahan Bitung Barat Satu.

RA ditangkap karena mengedarkan obat keras jenis Tryhex kepada kalangan anak – anak remaja diwilayah hukum Kecamatan Maesa, barang bukti disita sebanyak 1.336 butir, 1 buah Hp merek Samsung, 1 buah buku tabungan dan Uang Rp 300 ribu.

Hanya berselang satu hari, Senin tanggal 24 Februari 2020, Team Laba – Laba menangkap 1 orang lelaki berinisial JH (19), warga Kelurahan Madidir Unet dan mendapati barang bukti 200 butir obat jenis Tryhex warna kuning.

Baca Juga  Aktivis PMKRI Desak Pemprov Maluku Pastikan Temuan Gas Alam Reyamru

SS dan MK dijerat Pasal UU No 35 Tahun 2009, Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) tentang narkotika, ancaman pidana seumur hidup karena melakukan peredaran dan menjual belikan barang narkotika jenis sabu diatas 5 gram.

Sedangkan HY, JH dan RA diterapkan UU No 36 Tahun 2009, Pasal 196 dan Pasal 197 tentang kesehatan. Yang mana, barang siapa dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan alat kesehatan yang tidak memenuhi standard dan ijin edar dikenakan hukuman 10 tahun penjara dan denda 1 miliar.

Terkait maraknya pemasokan barang haram dari luar Kota Bitung, Polres Bitung melakukan MoU dengan Lapas II Bitung, BNN Bitung, jasa pengiriman dari JNE, JNT dan Kantor Pos Bitung. (dan)