Gelar Rakor Madrasah, Kabid Pendis, Madrasah Harus Hidupkan Tradisi Keagamaan

oleh -69 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan melalui Program Pendidikan Islam melaksanakan Rapat Koordinasi Madrasah yang diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah di Halmahera Selatan, mulai dari tingkat RA, MI, MTs dan MA serta pengawas Madrasah. Selasa, 28/01/2020.

Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Maluku Utara, H. Adam Ma’rus hadir sekaligus memberikan pembinaan pada rapat tersebut.
Dihadapan 120 peserta yang hadir, Kabid Pendis H. Adam Ma’rus mengatakan bahwa menjadi seorang guru merupakan pilihan hidup. Jika sudah menjadi pilihan tentu ada konsekuensinya. Baik itu suka ataupun duka. Menjadi seorang Guru juga dapat dikatakan sebagai sebuah panggilan hati nurani. Merasa terpanggil untuk ikut membangun menanamkan nilai-nilai agama pada generasi kita.

Baca Juga  Ambon City of Music Masuk Nominasi API 2020

Menurutnya dalam membangun Madrasah perlu ada tiga aspek penting yang harus diperhatikan. Yakni, Pertama adalah Membangun tradisi kualitas Madrasah.

“Tradisi – tradisi keagamaan harus hidup disemua Madrasah, salah satunya seperti Sholat Dhuha setiap hari. Tidak ada Madarsah di Maluku Utara yang tidak melaksanakan Sholat Dhuha. Disamping juga tradisi-tradisi yang lain. Tugas kita adalah bagaimana seluruh tradisi agama hidup di masyarakat, dimulai dari Madrasah,
“Tegasnya

Kedua Digitalisasi kelas, Diera revolusi indistri 4.0, Guru dituntut dapat menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dengan baik, sehingga dapat membantu guru dalam kegiatan belajar. Salah satunya seperti perpustakaan digital yang tersedia cukup banyak di android. Sehingga para siswa juga dapat dibimbing dan diarahkan untuk bersemanagat dalam belajar.

Baca Juga  Pemda Halut Batasi Kehadiran Pendatang

Disamping itu juga orang tua dan guru dapat memantau aktifitas siswa baik di sekolah maupun dirumah.

Ketiga adalah Daya saing, Di Madrasah harus menguasai bahasa asing. Penguasaan Bahasa arab di Madrasah diharuskan. Untuk mempermuda mempelajari pengetahuan ajaran Islam salah satu syarat adalah dapat menguasai bahasa arab dengan baik dan benar. Disamping bahasa asing lainnya, seperti bahasa inggris sebagai bahasa pergaulan dunia.

Sebelumnya, Kakankemenag H. La Sengka La Dadu, dalam arahannya mengharapkan adanya kesadaran akan tanggung jawab dan rasa memiliki madrasah. Tanpa itu tidak mungkin mutu pendidikan madrasah bisa kita raih. Baik kepala madrasah maupun para guru.

Rapat Koordinasi Madrasah juga dihadiri oleh Kepala Seksi Tenaga Kependidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Maluku Utara Jamaludin Sehat, , Kasubag Tata usaha Juhari S. Tawary, Kasi Pendidikan Islam Husain Jafar serta para pengawas madrasah. (adhy/inmas)