Gempa M 4,7 Guncang Halmahera Timur

oleh -65 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Gempa bermagnitudo 4,7 mengguncang Halmahera Timur dan sekitarnya pada pukul 03:25:45 WIT, jelang Subuh, Minggu, 29 Desember 2019.

Data yang dikutip porostimur.com dari akun Twitter BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut berkekuatan Magnitudo 4.7 dan dirasakan (MMI) II-III di Tobelo ibukota Kabupaten Halmahera Utara.

Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berlokasi pada titik koordinat 1.51 LU 128.55 BT.

Pusat gempa berada di darat 23 km Timur Laut Halmahera Timur.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat mewaspadai potensi gempa susulan.

Skala MMI II – III

Skala II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Baca Juga  Aksi Simpati Dit Polairud Polda Sulut Jelang Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden Terpilih

Untuk diketahui, sebagian besar wilayah Indonesia termasuk daerah rawan gempa.

Merujuk pada data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk tahun 2019 Sana, setidaknya ada 11.573 kali gempa.

Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono aktivitas gempabumi signifikan dengan magnitudo diatas M5,0 terjadi sebanyak 344 kali. Sedangkan gempa kecil dengan kekuatan kurang dari M5,0 terjadi sebanyak 11.229 kali.

Apa penyebab gempa bumi?

Dari segi penyebab, gempa bumi bisa dibedakan dalam 2 jenis.

Pertama, gempa tektonik yang terjadi karena pergerakan/pergeseran lapisan batuan di kulit bumi, secara tiba‐tiba.

Hal ini terjadi akibat pergerakan lempeng‐lempeng tektonik. Selain itu gempa bisa juga terjadi karena aktivitas gunung api.

Baca Juga  Lima Perwira Polres Buru Dimutasi, Ini Harapan Kapolres

Gempa jenis kedua ini disebut gempa bumi vulkanik. Pergerakan lapisan batuan di dalam bumi secara tiba‐tiba dapat menghasilkan energi yang dipancarkan ke segala arah berupa gelombang seismik.

Saat gelombang itu mencapai permukaan bumi, getarannya bisa merusak segala sesuatu, seperti bangunan, dapat menimbulkan korban jiwa. (red/rtl)