Porostimur.com, Ambon – Sejumlah wilayah di Pulau Ambon dan Pulau Seram, Provinsi Maluku diguncang gempabumi yang terjadi pada pukul 18:31:20 WIT, Minggu (22/6/2025).
Meski hanya dirasakan sesaat dan tidak berpotensi tsunami, namun guncangan gempa bumi tersebut sempat membuat panik warga. Warga mengaku, gempa dirasakan selama dua kali. Namun kali kedua yang dirasakan cukup kuat.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), gempabumi terjadi sebanyak dua kali. Masing-masing dengan kekuatan magnitudo 3,6 dan magnitudo 4.9.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.47 LS ; 128.65 BT, atau tepatnya berlokasi di laut 6 km Baratdaya Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
“Gempabumi itu terjadi pada kedalaman 10 km. Wilayah Ambon, Kairatu, Saparua diguncang gempabumi tektonik,”kata Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Djati Cipto Kuncoro.
Dia menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Ambon, Kairatu, Saparua dengan skala intensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,”ujarnya.









