Gempa M 5.3 Guncang Tobelo, Maluku Utara, 10 Januari 2020

oleh -113 views
Link Banner

Porostimur.com | Tobelo: Gempa hari ini terjadi di dekat Tobelo, Maluku Utara pada pukul 07:13:11 WIB atau pukul 09:13:11 WIT, Jumat, 10 Januari 2020.

Data data dari akun Twitter BMKG menunjukkan gempa Tobelo, Maluku Utara hari ini berkekuatan Magnitudo 5.3.

Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan posisi pusat gempa Tobelo, Maluku Utara itu berada pada titik koordinat 2.40 LU 127.51 BT.

Sedangkan kedalaman pusat gempa tersebut adalah 23 Km. Selain itu, berdasarkan data yang dirilis BMKG, lokasi pusat gempa Tobelo, Maluku Utara hari ini berada pada 91 km Barat Laut Tobelo, Maluku Utara.

BMKG menyatakan gempa Tobelo, Maluku Utara hari ini tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga  Walikota Ambon akan Bicara tentang Membangun Kota Inklusif dan Toleran di Semarang

Selama ini, guncangan akibat gempa dengan kekuatan lebih dari magnitudo 5 ada yang bisa dirasakan oleh warga di daratan dan ada juga yang tidak.

Status gempa dirasakan atau tidak biasanya dipengaruhi oleh tingkat magnitudo, kedalaman pusat gempa dan jarak lokasinya dengan daratan. Untuk diketahui, sebagian besar wilayah Indonesia termasuk daerah rawan gempa.

Merujuk pada data BMKG, selama 1976‐2006 saja, telah terjadi 3.486 gempa bumi dengan magnitudo lebih dari 6,0.

Baca Juga  BSMI Buka Kelas Darurat dan Trauma Healing Anak-anak Pengungsi Gempa Maluku

Sementara dari segi penyebab, gempa bumi bisa dibedakan dalam 2 kategori.

Pertama, gempa tektonik yang terjadi karena pergerakan atau pergeseran lapisan batuan di kulit bumi, secara tiba‐tiba.

Fenomena itu terjadi akibat pergerakan lempeng‐lempeng tektonik. Selain itu, gempa bisa terjadi karena aktivitas gunung api.

Jenis kedua ini disebut gempa bumi vulkanik. Pergerakan lapisan batuan di dalam bumi secara tiba‐tiba dapat menghasilkan energi yang dipancarkan ke segala arah berupa gelombang seismik.

Saat gelombang itu mencapai permukaan bumi, getarannya berpotensi memicu kerusakan, seperti pada bangunan, hingga menimbulkan korban jiwa. (red)