Gereja Katolik Kota Ternate Gelar Jumpa Serikat Kepausan Anak dan Remaja

oleh -114 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Biro Diosesan Karya Kepausan Indonesia Keuskupan Amboina yang bekerja sama dengan Gereja Katolik Kota Ternate menggelar acara Jumpa Serikat Kepausan Anak dan Remaja misioner Se-Wilayah Maluku Utara, bertempat SD Theresia dan Gereja Katolik Kelurahan Tanah Raja, Ternate Tengah, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan remaja Katolik dari tujuh poroki di Maluku Utara, diantaranya Kota Ternate 43 anak dan 4 pendamping, Kao Halmahera Utara 35 anak dan 23 pendamping, Halmahera Barat 85 anak dan 17 pendamping Pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan 28 anak, Buli Kabupaten Halmahera Timur 5 anak dan 2 pendamping, dan Tobelo Halmahera Utara 26 anak, 3 pendaamping sehingga total keseluruhan 276 yang turut mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga  Peringati HKGB Ke-68, Bhayangkari Daerah Maluku Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kapaha

Kegiatan ini dilaksanakan sejak dua hari yang lalu dari 24 samapi 27 oktober 2019.

“Kami menargetkan setiap anak yang mengikuti kegiatan ini jumlah pesertanya di bwa rata-rata, namun yang hadir saat ini melebihi target kami, tapi kami bersukur atas kehadiran sudara-sudara dan anak-anak dari sekolah Katolik Maluku Utara, untuk belajar bersama-sama dalam mensukseskegiatan ini,” kata Direktur Diosesan Karya Kepausan Indonesia Keusupan Amboina, Pastor Pius Titirloloby.

Pastor Pius mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan suatu pembinaan rohani buat anak-anak untuk menciptakan keakraban di antara mereka sesama anak-anak Katolik untuk dihimpun dalam kelompok-kelompok yang disebut keluarga, sehingga mereka dapat membaur.

“Hal demikian akan menciptakan kreasi dari mereka untuk mandiri satu sama lain,” ucapnya.

Baca Juga  Zulfahri Abdullah Ajak Putra-Putri Terbaik Bangun Kepulauan Sula

Dijelaskan, kegiatan ini juga untuk menciptakan kemandirian terhadap anak-anak dan meningkatkan suasana rohani mereka dalam konteks iman Katolik sebagimana mereka dapat mengenal Yesus Kristus.

“Ciptakan keakraban sesama anak dan pendamping kami untuk Maluku Utara dan meningkatkan iman mereka pada Kristus dalam pengaruh prilaku baik dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya

Pastor Pius berharap kegiatan yang baru pertama kali digelar dalam lingkup Gereja Katolik Keusupan Amboina di Maluku Utara, dapat terus dilaksanakan, sehingga anak-anak di Maluku Utara semakin berkrakter dan bernurani yang punya dampak luas. (red/rtl/bs)