Gibran Bantah Terlibat Skandal Bansos

oleh -59 views
Link Banner

Porostimur.com | Solo: Gibran Rakabuming Raka ikut terseret dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial COVID-19 Kementerian Sosial (Kemensos). Nama putra sulung Presiden Joko Widodo itu disebut-sebut telah ikut merekomendasikan PT Sri Rezeki Isman (Sritex) dalam pengadaan goodie bag bansos untuk Kemensos.

Calon Wali Kota Solo ini pun akhirnya angkat berbicara dan membantah dengan tegas mengenai tuduhan itu. Ia menegaskan tidak pernah ikut campur dalam urusan bansos virus corona.

”Itu nggak bener itu. Saya itu tidak pernah merekomendasikan, memerintah atau ikut campur dalam urusan bansos ini,” kata Gibran usai blusukan di kawasan Banjarsari seperti dilansir dari Suara, Senin (21/12/2020). “Apalagi merekomendasikan goodie bag, nggak pernah seperti itu.”

Baca Juga  Jadi Cover Tenggelam Di Kaleng Lem Aibon, Anies: Terima Kasih Tempo Jadi Pilar Keempat Demokrasi

Sebelumnya, isu ini pertama kali muncul dari pemberitaan hasil investigasi Majalah Tempo. Dalam hasil investigasi ini, Gibran disebut telah merekomendasikan Sritex untuk menggarap menangani pembuatan tas bansos korban COVID-19.

Gibran lantas meminta semua pihak yang tidak percaya untuk menanyakan langsung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia juga menyebut pihak PT Sritex sendiri telah memberikan klarifikasi terkait isu ini.

Lebih lanjut Gibran memberikan jawaban menohok terkait dirinya yang dituduh ikut terlibat korupsi. Menurutnya, jika memang berniat korupsi tentunya ia akan melakukannya sejak dulu.

Bahkan, ia menyebut akan mencari proyek yang lebih besar jika benar-benar ingin melakukan korupsi. Sebagai contoh PLN, Pertamina, dan jalan tol yang nilainya triliun. Terlepas dari pernyataannya itu, ia menegaskan kembali tidak akan ikut campur proyek pemerintah.

Baca Juga  Mudah Kok, Ini 5 Langkah Skin Detox Agar Kulit Tetap Sehat

”Jadi itu cerita yang tidak benar. Silakan tangkap kalau ada bukti,” tegas Gibran. “Tidak bisa dibuktikan kalau mau korupsi kok kenapa korupsinya baru sekarang, enggak dulu dulu. Bisa dikroscek juga ke pihak Sritex. Kayaknya juga sudah mengeluarkan statmen.”

”Saya enggak pernah seperti itu. Kalau mau korupsi ya yang lebih besar dong. Tapi enggak saya nggak,” sambungnya. “Yang jelas dengan pemberitaan ini saya merasa dirugikan karena sumbernya tidak jelas”. (red/suara)