GP. Anshor Himbau Masyarakat Tak Ikut People Power

oleh -44 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ternate : Ketua Gerakan Pemuda Ashor (GP. Anshor) Kota Ternate menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu pengerahan people power jelang penetapan final perolehan suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) 22 Mei 2019 mendatang.

Ajakan ini disampaikan Ketua GP. Anshor Kota Ternate Rahdy Anwar melalui release di Ternate, Selasa (14/5).

Randhy berharap masyarakat Kota Ternate dan Maluku Utara pada umumnya tidak mudah terprovokasi apalagi ikut-ikutan.

“Saya berharap masyarakat dapat lebih dewasa menyikapi isu ini dan menyikapi perbedaan karena perbedaan itu justru memperkaya bangsa dan negara ini”, tukasnya.

Link Banner

Menurut Randhy Anwar, isue people power tidak perlu disampaikan di forum-forum, karena tidak produktif dan hanya akan mengganggu stabilitas kamtibmas.

Baca Juga  Ketika Bajak Laut Amatiran Terdampar di Tual "Kapal Goyang Kapten"

Menurutnya, pengerahan massa alias people power merupakan cara yang bertentangan dengan sistem perundang-undangan yang ada terkait pengaduan pelanggaran Pemilu.

Randhy menambahkan, masyarakat telah diberi sejumlah pilihan untuk menyelesaikan sengketa Pemilu. Yakni melalui Bawaslu, Mahkamah Konstitusi (MK), dan Kepolisian.

“Andai ada kecurangan atau yang tidak memuaskan mereka mestinya jalur itu yang ditempuh”, tukasnya.

Lebih lanjut, Ketua Anshor ini mengatakan, gerakan people power tidak menjamin kondisi bangsa lebih baik. Dia kemudian mencontoh sejumlah negara yang porak-poranda gara-gara people power seperti Irak dan Syiria.

“Justru people power menghancurkan peradaban yang sudah dibangun lama di sana”, paparnya.

Hendry Anwar menambahkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak dan para tokoh masyarakat untuk meredam dampak isu tersebut di wilayah kota Ternate. (raka)