GPM Klasis Kota Ambon Evaluasi Manajemen Sistem Informasi Pelayanan Terintegrasi

oleh -31 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Kota Ambon melakukan proses evaluasi terkait entri data pada Manajemen Sistem Informasi Pelayanan Terintegrasi GPM yang diikuti oleh seluruh admin jemaat pada semua jemaat lingkup Klasis Kota Ambon, di Gedung Gereja Maranatha, Kamis (29/10/2020)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Klasis GPM Kota Ambon, MPK Pendamping Tim Media Center Klasis, Pnt. R. Mongi beserta Tim Media Center Klasis yang dipimpin oleh Dkn.Michael Siahaya. 

Pdt. D Lohy dalam arahannya mengatakan. Kita harus bekerja berbasis data. Data adalah kekuatan pelayanan di Gereja, data yang akurat akan membantu kerja perencanaan. Data yang bermanfaat tentu akan mencerdaskan. 

Kita bekerja dengan kerelaan dalam kerja pelayanan di Jemaat masing-masing merupakan kontribusi iman yang akan memberikan manfaat bagi jemaat dan klasis. Dengan demikian kebaikan dan kerja kerelaan bapak ibu akan menjadi berkat Kehidupan bagu rumah tangga dan perjalanan kehidupan secara pribadi, tambah Lohy memotifasi.

Link Banner

Evalusai yang berlangsung sekitar tiga jam diarahkan oleh Media Center GPM Pdt M Manjaruni, yang menjelaskan tentang pengenbangan aplikasi serta bagaimana setiap fitur berfungsi sesuai manajemen bergereja berbasis Renstra. 

Baca Juga  Pengeboran Panas Bumi “Geothermal” Tulehu Tidak Berdampak Gempa Ambon

Proses entri data Klasis Kota Ambon telah selesai, tinggal melakukan proses penyesuaian-penyesuaian kecil berdasarkan penjelasan Media Center GPM. 

Proses Evaluasi merupakan media pemutahiran data yang dilakukan bertahap secara terencana, terstruktur, terkonsep, dan tersistematis

Tiga Jemaat boleh menuntaskan datanya dalam pertemuan tadi dilaporkan Jemaat GPM Silo, Jemaat GPM Syaloom dan Jemaat GPM Bethania. Sampel yang digunakan untuk ditayangkan adalah menggunakan sampel Jemaat GPM Bethania untuk mendemokan keakuratan data yang dapat menjadi perhatian bersama untuk bekerja dengan data yang dihasilkan secara berkualitas.

Masukan-masukan dari Jemaat Getsemani, Sion, dan Silo menjadi informasi kepada Media Center GPM untuk dikaji dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pelayanan di GPM. (nona)