Porostimur.com, Ternate – Upaya peningkatan kualitas pelayanan jemaat terus didorong oleh Gereja Protestan Maluku (GPM). Pelatihan penyusunan Rencana Pengembangan Pelayanan Jemaat (RPPJ) telah selesai dilaksanakan di Jemaat GPM Ternate pada 14–15 November 2025.
Kegiatan ini dipandu dua fasilitator dari Balitbang Sinode GPM, Pdt. Vin. Labetubun dan Pdt. Krisno Saptenno. Peserta pelatihan terdiri dari Tim Litbang dan Majelis Jemaat GPM Ternate, serta tiga mahasiswa Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) yang sedang melaksanakan Laboratorium Sosial Pengalaman Berteologi (LSPB).
Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan fokus hari pertama pada penyusunan Laporan Evaluasi Renstra 2021–2025, dan hari kedua pada tahapan penyusunan RPPJ 2026–2030.
Acara dibuka dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Ny. Oke Soumokil. Dalam refleksinya, ia menekankan bahwa perencanaan gereja adalah bagian dari panggilan iman untuk menghadirkan kebaikan bagi semua.
Antusiasme Peserta dan Kualitas SDM Jemaat
Selama pelatihan, peserta tampak antusias mengikuti seluruh sesi meski sibuk dengan rutinitas pekerjaan. Salah satu fasilitator menilai kegiatan berjalan lancar karena kualitas sumber daya manusia di Jemaat GPM Ternate yang mumpuni. Hal ini memberi harapan agar dokumen RPPJ 2026–2030 mampu menjawab pergumulan riil jemaat.









