GPP-MBD Desak Polda Maluku Tuntaskan Kasus Makian Gubernur Maluku

oleh -112 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Menyikapi pernyataan Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri yang meminta Direktorat Kriminalisasi Umum (Ditkrimum) Polda Maluku untuk melakukan gelar perkara atas kasus makian Gubernur Maluku, Murad Ismail, maka Gerakan Pemuda Pemudi Maluku Barat Daya (GPP-MBD) menesak Dirkrimum Polda Maluku untuk secepatnya melakukan gelar perkara.

Ketua Umum GPP-MBD, Stepanus Termas, S.Sos menyatakan pihaknya serius menyikapi kasus ini.

“Kita harus ingat bahwa harga diri perempuan itu penting, jangan seenaknya saja bilang makian itu hal biasa atau sudah terbiasa untuk orang Maluku,” ujar Termas melalui keterangan tertulisnya, Jumat (1/1/2021).

Termas bilang, GPP-MBD sebagai bagian dari orang Maluku tidak menerima adanya makian yang dilontarkan oleh pejabat publik.

“Karna harga diri perempuan itu tinggi, kita dilahirkan dari rahim perempuan maka itu apapun caranya kita harus menghargai perempuan, terutama ibukita. Makian yang dilontarkan oleh Gubernur Maluku beberapa waktu lalu, apa pun alasannya, sudah melecehkan martabat perempuan di Maluku dan semua perempuan yang ada di dunia ini,” tukasnya.

Baca Juga  Gedung Pasar Ikan Higienis Kota Ambon Tak Ubahnya Gedung Hantu

GPP-MBD menurutnya tidak akan diam dengan kasus ini dan akan turut serta untuk mengawal kasus di maksud.

“Enak saja memaki seorang perempuan. Mau ada masalah seperti apapun, seorang gubernur harus tahan emosi dan tidak boleh memaki. Ini sudah melanggar hukum, maka hukum harus ditegakan,” tegasnya.

Untuk diketahui, kasus makian Gubernur Maluku ini telah dilaporkan ke Mapolda Maluku oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Ridwan Rahman Marasabessy, pada Kamis (24/12/2020) lalu dan pihak Kepolisian pun sudah mulai melakukan pemeriksaan. (red)