GPT Tuntut Kejari Tanimbar Tersangkakan Petrus Fatlolon dalam Kasus Korupsi SPPD Fiktif

oleh -34 views

Porostimur.com, Saumlaki – Gerakan Pemulihan Tanimbar (GPT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar, guna mendesak Kejari untuk segera menetapkan mantan Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, sebagai tersangka dalam Kasus Korupsi SPPD Fiktif.

Koordinator aksi Sony Ratisa mengatakan, implementasi unsur niat dan unsur mens rea dalam tindak pidana korupsi sangat penting untuk diperhatikan, sebab kejahatan yang dimasukkan dalam kategori extra ordinary crime ini tidak semuanya dilakukan atas kesadaran atau ada niat, namun tidak sedikit kasus korupsi yang menyeret staf atau pegawai rendahan akibat menjalankan perintah atasannya, sehingga apakah ketika seseorang yang berbuat tindak pidana karena sebuah perintah yang sebenarnya hal itu bertentangan dengan hati nurani.

Baca Juga  Pesawat Garuda Rusak Lagi, JCH Kloter 15 Tertahan 5 Jam di Area Parkir Pesawat

Ratisa bilang, desakan ini, menindaklanjuti persidangan Tipikor SPPD Fiktif pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang disidangkan pada bulan lalu, Hakim mendesak Jaksa agar segera menetapkan Petrus Fatlolon sebagai tersangka. 

“Iman peradilan yang dimiliki oleh Hakim mestinya harus diilhami secara simultan oleh Korps Adhyaksa, ada adagium yang yang berbunyi Res Judicata Pro Veritate Habetur yang artinya apa yang diputus oleh hakim harus dianggap benar dan harus dilaksanakan,” tukasnya, Rabu (15/5/2024).

No More Posts Available.

No more pages to load.