Gubernur Maluku Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

oleh -24 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Gubernur Maluku, Murad Ismail mendapat suntikan vaksin Covid-19 tahap kedua pada Jumat (29/1/2021).

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua tersebut dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. J. Leimena. Selain gubernur, vaksin juga disuntikan kepada jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompida) Maluku.

Kegiatan vaksinasi ini dimulai dengan sambutan dari Direktur RSUP dr. J. Leimena, dr. Celestinus Eigya Munthe. Dalam sambutannya Munthe mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 membutuhkan dua kali proses penyuntikan dan membutuhkan waktu 1 bulan untuk menciptakan kekebalan imunitas tubuh terhadap Covid-19.

“Suntikan pertama dilakukan tujuannya adalah untuk menimbulkan respon kekebalan awal pada tubuh orang yang menerima vaksin dan suntikan kedua ini diberikan 2 minggu setelah pemberian suntikan awal, yang bertujuan untuk menguatkan respon imun yang telah terbentuk dalam penyuntikan vaksinasi awal” ujar Munthe.

Link Banner

Ia juga menjelaskan vaksin membutuhkan waktu antara 14 sampai 28 hari setelah penyuntikan kedua untuk membangun antibodi yang optimum sehingga dapat memberikan perlindungan yang maksimal kepada orang yang mendapatkan vaksin.

Baca Juga  Batalyon C Pelopor Brimob Maluku Tingkatkan Sosialisasi Cegah Corona di Tual

Menurut pemantauan Porostimur.com, vaksinasi tahap kedua ini sama saja dengan tahap pertama yakni terdapat 4 meja yaitu meja pertama untuk pendaftaran administrasi, meja kedua
untuk screening, meja ketiga penyuntikan vaksin dan meja keempat untuk pemantauan dan observasi.

Usai disuntik Gubernur Maluku menjelaskan bahwa dirinya tidak merasakan efek apapun setelah divaksin baik pada tahap pertama maupun tahap kedua.

“Mulai dari pertama sampai dengan hari ini suntik kedua, saya tidak merasa efek sama sekali”, ungkap Murad.

Gubernur juga mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu takut dengan vaksin Covid-19 karena pemerintah baik pusat maupun daerah tidak akan memberikan sesuatu yang bisa mencelakakan masyarakat. Untuk itu dirinya dan juga forkopimda Maluku merupakan orang-orang pertama yang menerima suntikan vaksin Covid-19 untuk memberi contoh dan untuk meyakinkan masyarakat Maluku bahwa vaksin sinovac ini aman dan halal. (alena)