Porostimur.com, Tobelo – Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara kembali meningkat. Gunung api tersebut dilaporkan erupsi pada Jumat (24/4/2026) pukul 16.07 WIT, menambah catatan letusan yang dalam sepekan terakhir telah terjadi sebanyak 12 kali.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, kolom abu teramati mencapai ketinggian sekitar 1.200 meter di atas puncak atau 2.287 meter di atas permukaan laut.
Kolom Abu Tebal Mengarah Barat Laut
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal terpantau mengarah ke barat laut. Saat laporan disusun, erupsi Gunung Dukono masih berlangsung.
Data aktivitas menunjukkan status Gunung Dukono saat ini berada pada Level II atau Waspada.
Aktivitas Seismik Tinggi
Dalam periode pengamatan 24 April 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIT, tercatat 120 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6–34 milimeter dan durasi 32,29–111,18 detik.
Selain itu, terdeteksi 5 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 8–17 milimeter serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo dominan 2 milimeter.
Warga Diminta Waspada
PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono, termasuk wisatawan, untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.









