Gustu Covid-19 Buru Lakukan Rapid Test ke Lebih Dari 20 Orang

oleh -166 views
Link Banner

Porostimur.com | Namlea: Lebih dari 20 orang jalani Rapid Test yang dilakukan Tim Gustu Covid-19 Kabupaten Buru. Mereka merupakan orang yang sebelumnya terkotak langsung dengan Pasien 01 Positif Covid-19.

Ke 21 orang ini tersebar di 4 kecamatan yakni Kecamatan Lolongguba, Kecamatan Waelata, Kecamatan Air Buaya dan Kecamatan Fenalisela.

Sebelumnya, 21 orang ini berstatus sebagai pelaku perjalanan, namun setelah seorang rekannya dinyatakan positif covid. Mereka kemudian ditingkatkan status sebagai pelaku kontak langsung.

Hal ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gustu Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru, Yuliani Rahim kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Link Banner

“Awalnya mereka hanya pelaku perjalanan, tapi setelah satu temannya positif covid. Kita ubah statusnya menjadi orang kontak langsung. Jadi tes ini kita lakukan saat pertama kali mereka kontak dengan pasien 01 dan pada hari ke 14. Jika dari tracking ini ada yang positif, maka kami akan melakukan tracking lanjutan untuk mengambil rapid test berikutnya”, jelas Nani.

Baca Juga  KPU Halsel Terima Berkas Usman-Bassam

Tes yang dilakukan langsung oleh gustu ke rumah yang bersangkutan sempat mendapat perlawanan dari yang bersangkutan, mereka mengaku sehat dan dalam kondisi baik sehingga tidak perlu menjalani tes ulang. Perdebatan terjadi bukan hanya antara yang bersangkutan dengan tim medis namun juga dengan pihak keamanan.

Setelah diberikan pemahaman yang bersangkutan yang mayoritas merupakan mahasiswa Jakarta ini akhirnya mengerti dan bersedia untuk menjalani rapid test ulang.

Dari rapid test yang dilakukan hari ini, terdeteksi 1 orang dari Desa Waikase Reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Dari 21 orang yang menjadi target untuk menjalani rapid test, 14 orang diantaranya selesai hari ini. Sedangkan untuk 7 orang lainnya, yakni: 2 orang berada di Kecamatan Waelata, 1 orang di Kecamatan Lolongguba, dan 4 orang di dataran Rana rencananya akan di test besok.

Baca Juga  Lanud Pattimura Gelar Ujian Kenaikan Pangkat P2BS.

Menurut tenaga medis setempat. 4 orang yang berasal dari dataran Rana yang tidak datang untuk menjalani rapid test di kecamatan hari ini dikarenakan adanya penolakan dari ke 4 orang tersebut. Mereka mengklaim sehat dan telah memiliki surat sehat.

Namun menurut keterangan dari tim covid_19. Surat sehat itu tidak kuat, yang bersangkutan harus tetap menjalani test karena telah melakukan kontak langsung dengan Pasien 01 yang tak lain adalah teman mereka.

“Mereka berdalih sudah kantongi surat sehat, tapi surat sehat itu kan diberikan saat akan melakukan perjalanan ke Pulau aburu, posisinya sekarang ada salah satu teman mereka yang telah positiv covid. Dan pernah melakukan kontak langsung dengan ke 4 orang ini. Jadi, kita perlu melakukan test juga terhadap mereka. Kalau memang mereka negatif baru kita akan berikan surat sehat yang baru untuk mereka”, jelas Nani.

Baca Juga  Sempat Tertunda Akibat Pandemi Covid, MTQ Ke 27 Halbar Siap Digelar Dengan Protokol Kesehatan

Sedangkan satu orang positif rapid berinisial GW berasal dari Kecamatan Air Buaya rencananya besok akan dievakuasi ke pusat karantina kabupaten. (ima)