HAB 74, Bupati SBB Ajak Jajaran Kemenag Jadi Agen Perubahan

oleh -70 views
Link Banner

Porostimur.com | Piru: Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Seram Bagian Barat, (Kab.SBB) hari ini, Jumat, (3/1) menyelengarakan Hari Amal Bakti (HAB) ke 74 berlangsung di Lapangan upacara Madrasah Aliyah Negeri (MAN) SBB dengan melibatkan seluruh ASN, Non PNS dan ratusan siswa-siswi Madrasah dilingkup Kankemenag Kab.SBB.

Hadir Bupati Kab.SBB, Drs. Moh Yasin Payapo, M.Pd beserta Istri, Wakil Bupati Timotius Akerina, sejumlah Anggota DPRD Kab.SBB, Forkopimda Kab.SBB, sejumlah pimpinan OPD, Kepala Kantor Kemenag Kab.SBB, para pejabat eselon IV Kankemenag Kab.SBB, pimpinan dan anggota DWP Kankemenag SBB, tokoh agama dan tokoh adat, tokoh masyarakat, pengurus majelis taklim, pengurus TPQ, serta pimpinan organisasi keagamaan dan pengurus organisasi masyarakat.

Dengan tema HAB kali ini, “Umat Rukun, Indonesia Maju, Bupati Kab.SBB, Drs. Moh Yasin Payapo, M.Pd dalam amanah Menteri Agama (Menag) RI, mengajak seluruh jajaran kementerian agama agar menjadi agen perubahan dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama (KUB).

“Kerukunan antar umat beragama merupakan modal kita bersama untuk membangun negara dan menjaga integrasi nasional,” tandas Payapo.

Menurutnya, kementerian agama hadir untuk melindungi kepentingan agama dan semua pemeluk agama. Untuk itu, seluruh jajaran kementerian agama harus bisa mengawal dan mengembangkan peran strategis kementerian agama secara kontekstual di tengah masyarakat.

Baca Juga  Fauzan: Komisi III Akan Terus Awasi Kegiatan Pembangunan yang Menggunakan Anggaran Rakyat

“Tugas utama kementerian agama adalah membangun jiwa manusia sebagai landasan terbentuknya mental bernegara yang baik. Meski pembangunan infrastruktur fisik juga telah dilakukan, namun juga dalam rangka menunjang pembangunan jiwa. Kementerian agama menyelenggarakan dua fungsi strategis, yaitu fungsi agama dan fungsi pendidikan,” jelas Payapo.

Selama tujuh dekade perjalanan sejarah kementerian agama banyak perubahan dan kemajuan yang dicapai dalam spektrum tugas begitu luas, seperti dalam fungsi bimbingan masyarakat beragama, pelayanan nikah, pembinaan pengelolaan zakat.

“Pengelolaan wakaf, dana sosial keagamaan, penyelenggaraan ibadah haji, pendidikan agama dan keagamaan di semua jenjang, penelitian dan pengembangan serta kediklatan, pembinaan kerukunan antar umat beragama, penyelenggaraan jaminan produk halal serta penguatan tata kelola manajemen dan organisasi sesuai dengan agenda reformasi birokrasi,” urai Payapo.

Ia pun meminta, agenda reformasi birokrasi, restrukturisasi dan penyederhanaan birokrasi, semua dituntut beradaptasi dengan tuntutan perubahan dan percepatan pelayanan publik yang mengedepankan prinsip efisiensi, transparansi dan akuntabilitas serta bebas dari kkn (korupsi, kolusi dan nepotisme). Lebih lanjut, masih amanah Menag, Bupati secara khusus mengajak jajaran kementerian agama diseluruh indonesia untuk memperhatikan 6 (enam) hal sebagai berikut:

Baca Juga  Kapolres Seram Bagian Barat Pimpin Sertijab Tiga Kapolsek

1. Pahami sejarah kementerian agama serta regulasi, tugas dan fungsi kementerian ini dalam konteks relasi agama dan negara;

2. Jaga idealisme, kejujuran, integritas dan budaya kerja kementerian agama di tengah arus kehidupan yang serba materialistis, selaraskan antara kata dengan perbuatan, sesuaikan tindakan dengan sumpah jabatan;

3. Tanamkan selalu bahwa bekerja adalah ibadah dan melayani masyarakat adalah sebuah kemuliaan; 4. Perkuat ekosistem pembangunan bidang agama antar sektor dan antar pemangku kepentingan, baik sesama institusi pemerintah, tokoh agama, organisasi keagamaan dan segenap elemen masyarakat;

5. Rangkul semua golongan dan potensi umat dalam semangat kebersamaan, kerukunan, persatuan dan moderasi beragama sejalan dengan falsafah pancasila yang mempersatukan anak bangsa walau berbeda ras, etnik, keyakinan agama dan golongan.

6. Implementasikan visi dan misi pemerintah ke dalam program kerja kementerian agama di semua unit kerja pusat, daerah dan perguruan tinggi keagamaan. Dipenghujung amanah, Bupati SBB menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra kerja kementerian agama, terutama DPR-RI, DPD-RI, BPK, kementerian/lembaga pemerintah non kementerian, para gubernur dan bupati/walikota se-indonesia, majelis-majelis agama, organisasi kemasyarakatan, lembaga dakwah, serta rekan-rekan media, atas dukungan dan kerjasamanya membantu kelancaran tugas dan program kementerian agama.

Baca Juga  Patut Bangga, Ini 5 Keuntungan Punya Pasangan Seorang Penulis

“Utamanya, tentu tidak lupa saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh aparatur kementerian agama, baik yang masih aktif maupun yang telah purna bakti atas segala dedikasi dan pengabdiannya,”ucap payapo

Akhirnya, saya meminta kepada segenap aparatur kementerian agama, berikanlah seluruh kemampuan yang saudara-saudara miliki untuk semakin dekat melayani umat dan menjaga nama baik kementerian agama,” tutup Payapo.

Diakhir acara, Bupati SBB dan Wakil Bupati didampingi Kepala Kankemenag SBB, Taslim Tuasikal, S.Ag menyerahkan bantuan gereja untuk gereja Katolik Santa Maria Raturosari Stasi Kamal, bantuan operasional kepada sejumlah pondok pesantren dan TPQ serta penyerahan piala dan hadiah untuk para pemenang lomba rangkaian HAB ke 74 yang digelar Desember kemarin. (angel/inmas).