Haba: Nuniary pantas dijadikan tokoh pendidikan asal Maluku

oleh -117 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Memajukan pendidikan di Indonesia merupakan salah satu buah pemikiran dari salah satu tokoh pemuda di Maluku, almarhum Pdt. Prof. Doktor Samuel David Nuniary,Hc,Magister of Domestic,M.Min.

Di dalam buah pemikirannya itu, tertuang ide menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 stansa atau 3 bait, oleh satuan pendidikan nasional, instansi pemerintah, baik di daerah dan di pusat.

Terlebih khusus dalam pelaksanaan setiap upacara bendera dalam memperingati hari-hari nasional.

Hal ini dikatakan oleh Alumni Pasca Sarjana Manajemen Pendidikan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta sekaligus pemerhati pendidikan di Maluku, Joice Y. P. I. Haba,M.Pd, kepada wartawan, Rabu (2/5).

”Selama ini, dalam setiap penyelenggaraan upacara bendera untuk hari-hari nasional, Lagu Indonesia Raya dinyanyikan hanya 1 stansa atau 1 bait saja. Mungkin buat sebagian orang mengganggap menyanyikan 3 bait itu melelahkan atau tidak memberi makna,” ujarnya.

Baca Juga  Jadi Ketua DPC PBB Kepulauan Sula, Lasidi Leko Segera Kerja

Menurutnya, kewajiban menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 bait, mulai diberlakukan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2018 ini.

”Tetapi kita tidak tahu dalam bait- bait dari ciptaan Wage Rudolf Supratman itu memiliki semangat, memiliki makna perjuangan yang sekarang kalau diaplikasikan dengan dunia pendidikan saat ini juga sangat-sangat memberi manfaat dan dorongan. Dan juga membentuk karakter terutama momentum Hari Pendidikan Nasional, yaitu untuk peserta didik. Buah pikiran beliau dicetuskan pada tahun 2012, dan dinyanyikan oleh setiap sekolah dan lembaga yang dibawah naungan Yayasan Pendidikan Oikumene di bawah Ketua Yayasan, beliau sendiri,” jelasnya.

Semua satuan atau unit pendidikan yang dinaunginya, tegasnya, diwajibkan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stansa, khususnya pada setiap acara pendidikan nasional atau hari-hari besar nasional lainya.

Baca Juga  Brimob Polda Maluku siap Amankan Malam Tahun Baru dan Siaga Tanggap Bencana

”Dan beliau juga mendesak agar butuh pengakuan dari pemerintah, agar di seluruh Indonesia dalam memperingati hari-hari besar nasional menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 bait,” tegasnya.

Ide yang dicetuskan Nuniary itu, terangnya, kini telah direalisasikan pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Di antaranya, jelasnya, termasuk dalam hal memperingati Hari Pendidikan Nasional yang tertuang oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendibud) Indonesia dan telah mulai dilaksanakan pada 2 Mei 2018 ini.

Diharapkannya, masyarakat Maluku berterima kasih kepada Pdt. Samuel David Nuniary, karena berkat gagasannyalah, seluruh rakyat Indonesia menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 stansa.

”Sebuah pemikiran besar dari putra Maluku yang bisa mempengaruhi kebijakan pemerintah pusat di Jakarta. Itu adalah salah satu pemikiran dari beliau sebagai tokoh pendidikan di Maluku,” pungkasnya. (febby sahupala)