Habiskan Dana Rp24.9M, Ketua DPRD Kota Ambon Harap Pemerintah & Masyarakat Fokus Hadapi Covid-19

oleh -141 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sejak merebaknya wabah Corona di dunia termasuk kota Ambon, pemerintah telah melakukan berbagai langkah dan menetapkan berbagai peraturan salad rangka memutus mata rantai penyebaran wabah asal Wuhan ini.

Di Kota Ambon, pada pertengahan bulan Maret setelah diketahui 1 kasus terkonfirmaai positif Covid-19, maka berbagai langkah strategis mulai dilakukan oleh pemerintah kota Ambon.

Mulai dari ajakan menggunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan yang teratur sampai kepada pemberlakuan PSBB dan kini PSBB Transisi, namun jumlah pasien terkonfirmasi positif corona masih terus bertambah.

Situasi ini pun tak luput dari perhatian Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta, S.Sos.

Link Banner

Kepada Porostimur.com, melalui saluran telepon, Elly menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon telah melakukan upaya pemutusan mata rantai Covid-19 secara maksimal.

Baca Juga  Virus Corona, Media Vs Kekuasaan yang Sembunyikan Data

Menurutnya, Pemerintah Kota Ambon, dalam hal ini Tim Gustu Covid-19 telah membentuk tim penanganan Covid-19 sampai ke Kelurahan/Desa/Negeri di Kota Ambon.

“Sejauh ini saya menilai sangat efektif. Dan saya sangat berharap kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran mematuhi protokol Covid-19. Ini bukan masalah orang per orang, tapi ini masalah bersama. Harus secara bersama sama mengatasi dan mengantisipasinya,” jelasnya, Rabu (29/7/2020).

Elly Toisutta menjelaskan, Pemerintah Kota Ambon bahkan telah melakukan refocusing anggaran APBD untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp46,9 M dan yang sudah terpakai sampai bulan Juli ini sebesar Rp24,9 M.

Dana Rp46,9M ini menurut Toisutta, diperuntukan bagi penaganan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, pemberian BLT dan BST dan tindakan lainnya.

Baca Juga  Berantas narkoba, BNNP Maluku targetkan kurikulum di sekolah

Meski pun menurutnya dari hasil kerja Pansus masih ditemukan ada kurang lebih 3000 Kepala Keluarga yang belum disentuh dengan bantuan sosial, namun secara umum kinerja Pemerintah Kota Ambon dinilai baik.

“Dalam soal bantuan sosial, Saya berharap pemerintah lebih maksimal lagi dalam menyelesaikan dan menangani mereka yang belum tersentuh bantuan sama sekali”, ujarnya.

Lebih jauh Toisutta mengatakan, bertambahnya jumlah pasien Corona ini bisa jadi karena banyak warga Kota Ambon belum menaati aturan yang di sampaikan oleh pemerintah.

Toisuta mencontohkan ada pembatasan waktu beraktifitas di pasar, pertokoan dan mall tetapi masih saja ada yang tidak menghiraukannya.

Dia juga berharap, semua warga Kota Ambon untuk tetap patuh pada protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

Baca Juga  Isra Buamona: Pemilihan BPD Desa Wai Ipa Cacat Hukum

“Kita tidak boleh lengah. Meski saat ini berada pada fase menuju new normal, namun adanya warga yang positif Covid-19, memaksa kita semua untuk terus waspada,” ungkapnya.

Selain mengharapkan kesungguhan warga, Elly Toisutta juga mengharapkan kesungguhan petugas, diperlukan ketegasan jika itu diperlukan dan untuk kebaikan bersama. Tapi jangan sampai kasar dan mencederai perasaan orang lain.

“Bersama mengatasinya, saya yakin kita bisa. Semoga tidak ada lagi penambahan pasien positif Covid-19,” doanya. (olof)