oleh

Hadapi Covid-19, Pemda KKT Gratiskan Tagihan Air PDAM

Link Banner

Porostimur.com | Saumlaki: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) menggratiskan tagihan atau retribusi air PDAM bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami gratiskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Edarannya sudah Saya tanda tangani,” kata Bupati KKT, Petrus Fatlolon, Rabu (8/4/2020).

Fatlolon bilang, langkah ini merupakan salah satu upaya preventif pemerintah dalam membantu masyarakat yang terkena dampak krisis ekonomi karena kebijakan pembatasan sosial skala besar akibat pandemi virus Covid-19.

Melalui edaran tersebut, warga masyarakat berpenghasilan rendah kategori K1 dan K2 dibebaskan dari tagihan rekening air PDAM Saumlaki untuk penagihan, Maret hingga tagihan bulan Mei 2020.

“Kami mengambil kebijakan untuk menggratiskan tagihan air bersih pada pelanggan kategori miskin selama tiga bulan ke depan. Hal ini, juga sebagai bentuk kepedulian pemkab untuk membantu masyarakat akibat wabah virus korona,” katanya.

Baca Juga  Asmara Terlarang Guru dan Siswinya, Terbongkar Karena 'Nyanyian' Pemilik Kos

Fatlolon menyampaikan dua faktor yang membuat Pemda KKT mengeluarkan kebijakan gratis tagihan air PDAM tersebut.

Pertama, lanjut Petrus, masyarakat yang ekonominya tegolong dibawah dan kini mengalami penurunan pendapatan.

“Tadinya mereka mampu membayar tagihan air, kali ini mereka tidak mampu, apalagi sudah ada himbauan untuk beraktivitas di rumah saja,” tuturnya.

Faktor kedua, menurut Petrus dikarenakan penurunan perputaran ekonomi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Apalagi tenaga ASN dan anak sekolah mulai dari PAUD sampai dengan SMP yang saya liburankan. Tentunya mereka yang merasakan dampaknya secara langsung, sudah pasti masyarakat miskin. Contohnya, sopir angkot, penjual nasi, dan mereka inilah yang harus kita perhatikan,” tandasnya.

Baca Juga  Keuskupan Amboina tahbiskan 12 imam baru

Direkrut PDAM Kepulauan Tanimbar, Ucok Poltak Hutajulu mengatakakan, pihaknya siap menjalankan edaran bupati tersebut.

Lebih lanjut, Poktak menerangkan, kebijakan tersebut akan dimulai bulan April pekan ini. Misi PDAM adalah memberikan pelayanan dan kepuasan, serta kecintaan pada para pelanggan.

Tidak hanya itu, ia juga akan mengembalikan uang pengguna air yang sudah terlanjur membayar.

“Sesuai petunjuk Pak bupati, program ini akan dimulai April ini, sesuai edaran jika ada yang sudah terlanjur membayar tagihan air untuk bulan ini itu akan kami kembalikan uangnya,” pungkasnya. (jefri)

Link Banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed