Hadapi money politic, Bawaslu siap kuda-kuda

oleh -25 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku optimis uapaya politik uang bisa ditangkal sendiri oleh masyarakat.

Apalagi, masyarakat itu sendiri sudah memiliki wadah untuk menyalurkan aspirasi menghadang aksi politik uang.

Hal ini dibenarkan Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Provinsi Maluku, Astuti,S.Ag,MH, usai menghadiri dialog interaktif sukseskan Pilkada Maluku sebagai Pilkada Katong orang Basudara, di Rumah Kopi Lela, Selasa (27/2).

Dialog itu sendiri merupakan hasil kolabiorasi antara Bidhumas Polda Maluku dengan Stasiun RRI Maluku.

Link Banner

Menurutnya, ada 70% pemilih berpotensi mengalihkan dukungan jika disodorkan sesuatu.

Mengingat hasil survey yang demikian tinggi, akunya, maka pihaknya pun gencar melakukan sosialisasi memberantas kegiatan miring dimaksud.

Baca Juga  Warga Capalulu Pasang Spanduk Tolak Hendrata Thes di Desa

”Olehnya itu kami berlomba-lomba, terkait dengan bagaimana menghilangkan image ini. Bahwa akan ada 70% pemilih akan memberikan suaranya apabila diberi uang. Kami sekarang ada punya forum warga. Yang kami laksanakan pada setiap minggu, itu kami libatkan seluruh masyarakat. Karena masyarakat dalam hal ini, tidak menggunakan hak ini. Jadi mereka biasanya yang menerima terkait dengan politik uang ini,” ujarnya.

Dengan adanya upaya menangkal politik uang itu, jelasnya, pihaknya berharap pada hari H kemungkinan 70% pemilih berpotensi beralih dukungan itu tidak terbukti kebenarannya dan hanya sebatas wacana saja.

”Olehnya itu kami sangat gencar melakukan hal ini, baik pada unsur-unsur yang tidak pernah disentuh. Jadi, kami yakin mudah-mudahan pada tanggal 27 nanti, apa yang diprediksikan oleh hasil survei ini, benar-benar hanya merupakan wacana. Jadi itu kami lakukan setiap minggu terkait dengan hal ini, sampai pada akhir pemungutan suara,” pungkasnya. (Febby Sahupala)