Hadiri Khataman Quran di Wai Ipa, Zulfahri Abdullah Sampaikan Terima Kasih ke Ponpes Jabal Rahmah

oleh -33 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Pondok Pesantren Jabal Rahmah menggelar acara Khatman Al-Quran bagi Santri/santriwati T.A 2020 di Desa Waiipa Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula.

Khataman yang digelar oleh Ponpes yang didirikan 15 tahun lalu oleh Alm. Abdul Aziz Falhum, di laksanakan di halaman Ponpes Jabal Rahmah Waiipa Jalan Bandara Emalamo Sanana, Ahad (27/9/2020)

Turut hadir Zulfahri Abdullah Duwila, S.IK selaku tokoh agama, Yamin Jull, S.Sos.I., M.Pd.I mewakili Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sula, lara Imam dan Hakin Syara Desa Waiipa serta orang tua santri.

Dalam sambutannya mewakili tokoh masyarakat dan tokoh agama Zulfahri Abdullah Duwila menyatakan, untuk mengusai dunia dan akhirat harus memiliki ilmu.

Link Banner

Maka dari itu lanjut Zulfahri, sebagai orang Sula kami berterima kasih dengan hadirnya pondok pesantren Jabal Rahmah ini, karena telah mengajarkan cara baca Al-Qur’an secara baik dan benar, karena banyak anak-anak bahkan diantara kita yang belum khatam Al-Qur’an.

Baca Juga  Kuburan Amblas & Penuh Cairan Merah, Imam Masjid Ungkap Sifat Almarhum saat Hidup

“Bersyukurlah orang tua yang punya anak-anak khatam Al-Qur’an, sebab setiap ayat akan dibacakan dalam setiap sholat, akan menuai pahala bagi siapa yang mengajarinya. Semoga pondok pesantren Jabal Rahmah terus berkembang dan menjadi solusi bagi pengembangan ajaran Islam bagi anak-anak kita”, ungkap Bang Zul.

Sementara itu, Ahmad Falhum selaku Ketua Pondok Pesantren Jabal Rahmah menyatakan, target kita, santri bisa hafal Al-Qur’an, karena fadilahnya luar biasa karena satu anak yang menghafal Al-Qur’an bisa memasukkan 10 orang saudaranya ke surga, bahkan penghafal Alquran juga sangat bermanfaat kedepannya di semua sektor, baik di bidang kedokteran, sosial dan lain sebagainya.

Dalam ceramahnya, Yamin Jul, S.os.I., M.Pd.I mewakili Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sula menyampaikan bahwa kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini karena besar manfaatnya untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an dan juga berkontribusi terhadap perkembangan syiar Islam di masa depan. (red)