Hadirkan Kadis BPMD di Rapat Umum, Kades Wai Ina Mandi Keringat

oleh -427 views
Link Banner

Porostimur. com | Sanana: Selama menjabat Kepala Desa Wai Ina, Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Arifin Umalekhoa baru pertama kali melaksanakan rapat umum dengan masyarakatnya.

Rapat yang di gelar pada Kamis (14/5/2020) dilaksanakan oleh Arifin lantaran terus didemo oleh mahasiswa.

Pada rapat tersebut kades juga menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Abdul Fatah Umasngadji.

Di hadapanmasyrakat Desa Wai Ina Abdul Fatah geram dan memarahi kades Arifin yang dinilai selama menjadi kepala desa tidak terbuka dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa dan Dana Desa (ADD dan DD) .

“Kalian kepala desa sudah diberi gaji dan tunjanagan mengapa masih saja menggelapkan ADD dan DD?”, kata Abdul Fatah dengan nada kesal.

Baca Juga  Termakan Hoaks, Ribuan Masyarakat Yahukimo Gelar Demo

Usai rapat umum, Kadis DMPD, Kapolsek Sula Barat, Kades Wai Ina serta mahasiswa dan masyarakat bersama sama membuka palang yang dipakai untuk menyegel kantor desa.

Kantor yang selama ini tidak pernah digunakan sudah seperti kandang kambing, lantaran tidak terurus.

Tak hanya itu tidak sejumah meubeler, peralatan kantor maupun ATK yang selalu dianggarkan dalam APBDes pun tak ada di dalam kantot.

Karena kesal Kadis DPMD manyampaikan kapada seluruh masyarakat Desa Wai Ina bila nanti tidak lagi ada aktifitas perkantoran maka dia yang akan datang untuk menyegel kembali pintu Kantor Desa.

Karman Umarama salah satu mahasiswa Wai Ina kepada porostimur.com mengatakan dalam waktu dekat HIPMAWI akan melaporkan kepala desa Arifin Umalekhoa dan bendahara desa Nasmudin Faudu di kantor Kejaksaan Negeri Sanana

Baca Juga  Pulang debat kandidat, saling dorong kubu Santun vs kubu Baileo

Keduanya diduga menggelapkan anggaran desa ratusan juta rupiah. HIPMAWI akan meminta pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Inspektorat untuk mengaudit ADD dan DD Desa Wai Ina”, pungkasnya. (ifo)