Hadler optimis, 2020 semua SMP di Ambon bakal selenggarakan UNBK

oleh -28 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Meskipun baru 15 sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasisonal Berbasis Komputer (UNBK), namun Pemerintah Kota Ambon tetap menunjukkan optimisme bakalan memenuhi keinginan pemerintah menyelenggarakan UNBK ke seluruh sekolah pada tahun 2020 nanti.

Secara keseluruhan, ada 55 SMP yang menyelenggarakan Ujian Nasional, namun hanya 15 sekolah yang menyelenggarakan UNBK, sedangkan sisanya menyelenggarakan Ujian Nasinal Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Hal ini dibenarkan Waki Walikota Ambon, Syarief Hadler, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, usai pembukaan sampul ujian, di Ambon, Senin (23/4).

”Terkait dengan keinginan pemerintah pada tahun 2020 sekolah-sekolah sudah harus menyelenggarakan sistem UNBK, tentu Pemerintah Kota Ambon akan mendorong terus sekolah-sekolah dapat menyesuaikan itu. Mungkin untuk waktu yang akan datang, sekolah-sekolah akan mengadakan UNBK dengan fasilitas yang ada, itu disesuaikan oleh sekolah sendiri. Kalau kedepan kita lihat agak lamban dalam mengadakan peralatan, itu akan kita bicarakan dengan baik-baik. Supaya semua sekolah bisa ujian dengan sistim UNBK. Saya kira dapat membantu siswa sekali,” ujarnya.

Link Banner

UNBK sendiri, terangnya, dinilai sudah memberikan banyak kemudahan dalam penyelenggaraannya.

Baca Juga  Kasdam Pattimura Hadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid – 19

Dimana, saat ujian dimulai, pihak penyelenggara seperti Dinas Pendidikan, tidak harus merasa kerepotan dengan pembagian soal ujian maupun pengamanannya.

”Kita semua sudah menyaksikan secara langsung bagaimana enaknya anak-anak kita mengikuti ujian dengan sistem UNBK. Anak-anak lebih santai, penyelenggara lebih enak. Karena dari penyelenggara tidak perlu lagi mempersiapkan dan mengamankan soal-soal. Yang tadinya subuh harus diantar ke sekolah dan harus dikawal oleh polisi dan sebagainya, sekarang tidak lagi. Saya kira sistim ini suatu sistim yang sangat bagus, yang saya lihat tadi adalah soal-soalnya,” jelasnya.

Meskipun baru dilihatnya sepintas, akunya, namun soal ujian yang disodorkan kepada siswa didik harus dilihat lebih teliti lagi, sehingga konsentrasi penuh harus dilakukan siswa untuk menyelesaikannya.

Baca Juga  Fifian Adeningsi Mus Sumbang Beras untuk Janda & Anak Yatim di Desa Wai Ina

”Ada soalnya panjang, jawabannya panjang. Dan itu membutuhkan waktu untuk anak-anak menyelesaikannya,” singkatnya.
Meski masih terkendala, tegasnya, namun penyelenggaraan Ujian Nasional di Ambon kali ini juga melibatkan 1 buah SMP terbuka.
Diharapkannya, seluruh peserta UNBK dan UNKP tingkat SMP di seluruh wilayah Kota Ambon mampu memenuhi target kelulusan yang sudah ditetapkan.

”UNBK untuk tahun ini, untuk semua SMP ada 13 dari 55, ditambah satu SMP terbuka. Kita upayakan sesuai kemampuan kita, juga termasuk kemampuan sekolah. Yang mengikuti ujian tahun ini 6356 siswa dari 55 sekolah negeri dan swasta,” pungkasnya. (keket)