Hafifi Yagelissa Jabat Kasat Shabara Polres Pulau Ambon

oleh -39 views
Link Banner

@porostikur.com | Ambon: Kapolres Pulau Ambon dan Pp. Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso memimpin upacara serah terima jabatan Kasat Shabara dari pejabat lama AKP Syarifuddin kepada pejabat yang baru Iptu Hafifi Yagelissa.

Upacara serah terima jabatan yang berlangsung di halaman apel Polres Ambon, Selasa (30/7/19) dipimpin oleh inspektur upacara Kapolres, AKBP. Sutrisno Hadi Santoso dan komandan upacara Ipda. A S. Tuatubun.

Kapolres dalam amanatnya mengatakan, mutasi jabatan atau alih tugas serta serah terima jabatan merupakan hal biasa dalam satu organisasi, dimana kegiatan tersebut bagian dari pembinaan personil dan karier anggota Polri dan juga sebagai momentum untuk menganalisa dan mengevaluasi kinerja yang sudah dilaksanakan, guna memelihara dinamika organisasi yang semakin kompleks agar senantiasa selaras dengan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat.

Baca Juga  Resufle Bisa Memperbesar Krisis Kabinet

“Mutasi jabatan adalah hal biasa dalam organisasi karena merupakan bagian dari pembinaan personel dan karir anggota Polri,” kata Kapolres di Ambon, Selasa.

Link Banner

Pergantian jabatan Kasat Shabara Polres Pulau Ambon ini berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Maluku Nomor : Kep/230/VII/2019 tanggal 11 Juli 2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Maluku.

AKP Syarifuddin mendapat tugas baru sebagai Kabag Ops Polres Maluku Tengah, sedangkan Iptu Hafifi Yagelissa selama ini menjabat sebagai Kapolsek Air Buaya, Polres Buru.

Menurut Kapolres, rotasi ini juga sekaligus menjadi momentum menganalisa serta mengevaluasi kinerja yang sudah dijalankan guna memelihara dinamika organisasi yang semakin kompleks agar senantiasa selaras dengan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat.

Selain itu, mutasi jabatan merupakan bagian integral dari pengembangan karir anggota Polri itu sendiri.

Baca Juga  Pembayaran Hibah DOB ke Taliabu Kelebihan Rp.1,6 Miliar

“Parameter utama yang digunakan oleh pimpinan dalam menentukan jabatan bagi setiap anggota Polri dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompetensi, dedikasi, integritas, loyalitas dan moralitas, pendidikan dan pelatihan, serta komitmen terhadap tupoksi dan institusi,” tandas Kapolres.

Setiap personel Polri harus menyadari bahwa sejak diangkat menjadi anggota Polri atau menduduki suatu jabatan harus memahami benar tugas pokoknya yang berpedoman pada perundang-undangan dan ketentuan serta nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Tribrata dan Catur Prasetya. (ket)