Halbar 5 Besar Muatan Balik Tol Laut Terbanyak Se- Kabupaten Indonesia

oleh -34 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Upaya Bupati Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy dalam menggenjot potensi perdagangan antar pulau dengan memanfaatkan program Tol Laut perlahan mulai menuai hasil.

Keberhasilan ini dibuktikan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang menetapkan Kabupaten Halbar dalam 5 besar kabupaten dengan muatan balik Kapal Tol Laut terbanyak se-Indonesia.

Penetapan Dirjen Hubla terhadap aktivitas Tol Laut Pelabuhan Konteiner Matui di Kabupaten Halbar tersebut, masuk dalam kategori pengiriman muatan balik Kapal Tol Laut terbanyak se-Indonesia dalam kurun waktu enam bulan terakhir (Semester I 2020), sejak Kapal Tol Laut sandar perdana di Pelabuhan Matui – pada 23 Januari 2020 lalu. 

Baca Juga  Kapolres Jamin Keselamatan Orang Papua di Kepulauan Sula

Kadis Kominfo Halbar, Chuzaemah Djauhar, mengatakan, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Dirjen Perhubungan Laut, Kemenhub RI, menetapkan Kabupaten Halbar sebagai salah satu kabupaten dengan pengiriman muatan balik terbanyak, sejak beroperasinya Kapal Tol Laut, KM Logistik Nusantara 3, di Pelabuhan Kontener Matui – Jailolo.

Link Banner

Sejak beroperasi awal tahun 2020 lalu, KM Logistik Nusantara 3 sudah mengangkut hasil bumi Halbar (Pertanian, Perkebunan dan Perikanan) dengan tujuan Kota Surabaya sebanyak 107 kali.

“Halbar ditetapkan dalam kategori pengiriman muatan balik terbanyak se-Indonesia bersama empat kabupaten lainnya,” ungkap Chuzaemah.

Dengan adanya penetapan ini kata Chuzaemah, membuktikan bahwa Kementerian Perhubungan menaruh perhatian serius terhadap upaya Pemda Halbar dan pelaku usaha dalam memanfaatkan program Tol Laut.

Lanjut Chuzaemah, penetapan tersebut juga menjadi “pintu masuk” bagi Pemda Halbar dalam mendorong pengembangan Pelabuhan Kontener Matui kedepan yang lebih baik.

Baca Juga  Kakandepag SBT Buka Diklat Teknis Substantif di Bula

“Sebab fasilitas dan infrastruktur pelabuhan Matui saat ini masih membutuhkan penambahan,” pungkasnya. (ash)