Halik Duwila: SK Plt. Kades Mangoli Harus Ikut Maunya Masarakat

Porostimur.com | Sanana: Aktifis dan Politisi asal Desa Mangoli, Kecamatan Mangole Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Halik Duwila, angkat bicara terkait pemalangan Kantor Desa Mangoli.

Menurut Halik, Kabag Pemerintahan Jufri Umasugi tidak memahami mekanisme, olehnya Halik meminta agar Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes memecat Jufri Umasugi dari jabatannya selaku Kabag Pemerintahan.

Halik menuding pergantian Pejebat Kades adalah inisiatif Kabag Pemerintahan tanpa sepengetahuan Bupati, sebab saat Surat Keputusan (SK) itu dikeluarkan gejolak konflik pada masyarakat Mangoli tak dapat dihindari,

“Masarakat Desa mangole menolak SK yang diberikan oleh Kabag Pemerintahan untuk mengaktifkan kembali M ALI Masuku sebagai kades. Ujar Halik kepada porostimur.com di Sanana, Jumat (8/11/2019).

Bagi Andre sapaan akrabnya, bupati saat ini memilih untuk fokus menciptakan situasi rukun dan damai dalam masarakat Kepsul. olehnya itu lanjut Andre, bupati sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan. Apalagi bila kebijakan itu bertentangan dengan kehendak masyarakat banyak.

“Baginya situasi seperti yang terjadi pada Desa Mangole adalah Kesengajaan Kabag Pemerintahan untuk memperkeruh suasana serta menciptakan antipati masarakat pada HT,” katanya.

Andre meminta agar Surat Keputusan (SK) Kades Mangoli harus mengikuti kemauan dari 8 Mataoga dan masarakat desa Mangoli, sehingga nantinya masarakat dan kepala desa dapat bergandengan tangan dan berpartisipasi dalam membangun Desa. (if)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: