Hanubun: MTQ 29 Malra Bukan Sekedar Mencari Juara, Namun Membumikan Al-qur’an

oleh -55 views
Link Banner

Porostimur.com, Langgur – Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun dengan resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an yang ke XXIX di Ohoi Danar Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kamis (16/2/12/2021).

Kegiatan MTQ yang berlangsung sejak tanggal 10-15 Desember 2021 berakhir dengan aman dan damai.

Hadir pada malam penutupan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ketua LPTQ yang juga Sekertaris Daerah A. Yani Rahawarin , Ketua Klasis Kei Kecil dan Kei Besar, Wakil Uskup, Kepala Kantor Kementrian Agama Malra, Ketua MUI Malra.

Hanubun dalam sambutannya menegaskan, MTQ ke XXIX ini bukan hanya mencari juara melainkan perlu menanamkan rasa cinta Al-Qur’an sebagai penguatan iman dan taqwa terhadap Allah SWT.

Selain itu Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi umat manusia, sehingga kita perlu mengamalkan dalam kehidupan setiap hari.

Baca Juga  Hadiri Pembongkaran Masjid Tua, Hanubun Minta Bulan Maret Masjid Al-Idrus Baru Sudah Rampung

Kata dia, kedepan yang akan menjadi juara akan di gembleng untuk mengikuti lomba pada tingakat provinsi yang akan berlangsung di Saumlaki Maluku Tenggara Barat pada bulan Maret 2022 mendatang.

Hanubun berharap dengan lahirnya para juara haruslah mendapat penilaian yang obyektif dari dewan hakim dan dewan juri, karena sudah disumpah.

Semoga dengan lahirnya juara akan mewakili Malra untuk Provinsi Maluku bahkan pada tingkat nasional tentunya.

Hanubun juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi serta kerjasama bagi umat Protestan dan Katolik yang turut serta peran hingga terselenggaranya MTQ ini.

“Ini adalah ciri khas orang Kei, yang selalu mengedepankan toleransi dan kerjasama antar umat beragama yang patut dilestarikan.

Baca Juga  Curiga, Pandamping Minta Polisi dan Wartawan Awasi Ketat Penyaluran Bansos di Sula

Selain itu kata Hanubun, menjelang akhir tahun 2021 ini kita menyaksikan 3 peristiwa besar di antaranya, kegiatan MPP ke 30 dan Sidang AMGPM yang berlangsung di Ohoi Fau dan Elat berlangsung aman dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dari berbagai golongan, begitu juga terpilihnya Ketua Klasis Kei Kecil dan Kei Besar adalah seorang perempuan Kei dan pertama di Maluku.

Satu kejadian besar lainnya adalah sebuah kehormatan dan Kota Suci Vatikan yang telah mempercayakan orang Kei yang kini menjabat sebagai Uskup Amboina.

“Semoga saja peristiwa besar seperti ini akan terjadi kembali pada tahun depan, harap Hanubun.

Mengakhiri sambutannya, Hanubun mengucapakan selamat kepada para pemenang lomba serta selamat hari raya Natal dan Tahun bagi basudara yang menjalankannya serta terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah yang kita cintai ini. (Saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.