Hanubun, “Vee Kes Yang” Tercatat Dalam Lembaran Nasional

oleh -16 views
Link Banner

Porostimur.com | Langgur: Sebelum pemerintah pusat mencanangkan program Gerakan Ketahanan Pangan Nasional, pada Tahun 2019, di mana Menteri Pertahanan, Prabowo Subiyanto berangkat ke Kalimantan atas perintah presiden dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional, Maluku Tenggara telah mendahuluinya dengan program Vee Kes Yang, atau Kebun Perbekalan.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun dalam sambutannya pada acara doa syukuran bersama atas penghargaan TPID Award pada 26 Agustus lalu.

Pelaksanaan syukuran ini berlangsung di lokasi Vee Kes Yang, Senin (30/8/2021).

Untuk diketahui, program Vee Kes Yang, adalah sebuah gerakan ketahanan pangan lokal yang digagas oleh Bupati Malra, di bawah pengendalian Dinas Pertanian dan Bagian Ekonomi akibat Pandemi Covid 19.

Vee Kes Yang adalah sebutan dalam bahasa daerah, kini telah tercatat dalam lembaran sejarah Nsional Indonesia, tegas Hanubun.
Hanubun juga mengajak seluruh Masyarakat untuk tetap bersatu, meski saat ini kita sedang di uji oleh wabah Covid 19, yang melanda dunia termasuk Indonesia dan Malra khususnya.

Baca Juga  Bupati Malra Kembali Mengambil Sumpah dan Melantik 10 Kepala Ohoi Defitif

Pada kesempatan tersebut, Hanubun menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi dinas terkait, serta kerja keras semua pihak, sehingga dalam satu setengah tahun ini telah berhasil meraih beberapa penghargaan.

“Prestasi yang diraih Pemda Malra, selain Vee Kes Yang, ada juga penghargaan 50 Desa Wisata, dan Malra meraih satu penghargaan lagi dalam bulan yang sama yakni destinasi Ngur Bloat,” kata Hanubun.

“Ngur Bloat atau pasir panjang, adalah tempat wisata dengan keunggulan pasirnya yang dikenal sebagai pasir terhalus ke dua di dunia,” imbuhnya

Hanubun menegaskan, semua prestasi yang diraih tentunya tidak terlepas dari campur tangan Tuhan, Allah SWT.

“Tidak ada yang menghendaki akan wabah ini, namun kita harus tetap siap dalam menghadapinya. Banyaknya ujian yang dihadapi sejak Pandemi Covid 19 ini, salah satunya telah menjadikan kita tangguh dan tidak merasa lelah,” tukas Hanubun.

Baca Juga  Lalap rumah Matdoan, api lenyapkan ratusan juta rupiah

“Setiap cobaan yang datang adalah ujian dari Allah, Tuhan Yang Maha Esa, agar mengasah kita untuk lebih peka dan dekat dengan Tuhan, agar kita lebih sabar dan tabah,” sambungnya.

Mengakhiri sambutanya, Hanubun memohon kepada empat tokoh agama, yakni Muslim, Katolik, Protestan dan Hindu agar mendoakan kiranya wabah yang dialami nangsa ini lebih khusus Malra cepat pulih dan kembali normal seperti sedia kala.

Perayaan syukur atas Award dihadiri oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda), Tokoh Agama, Para Raja, dan seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dalam lingkup Pemda Malra. (saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.