Hanya 3 hari, paslon wajib lengkapi berkas pencalonan

oleh -73 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : KPU Provinsi Maluku menggelar Rapat Pleno Terbuka Penyerahan Hasil Penelitian Berkas Syarat Pencalonan Dan Syarat Calon Bakal Calon Gunernur dan Wakil Gubernur Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Maluku Tahun 2018.

Rapat dimaksud digelar di Kantor KPU Maluku, Rabu (17/1), sekitar pukul 17.30 WIT dan pembacaan Berita Acara dilakukan oleh Komisioner KPU Maluku, La Alwi,SH,MH.

Untuk pasangan bakal calon (balon) SANTUN, Ir Said Assagaff harus melengkapi materi yang tidak memenuhi syarat (TMS) antara lain Laporan SPT kurang dan seharusnya terhitung dari tahun 2013- 2017 (kurang SPT tahun 2017) dan ijazah SMA legalisir tidak sesuai dengan asal sekolah.

Sedangkan balon Wagub Maluku, Anderias Rentanubun, wajib melengkapi Model BB1 KWK karena belum menjelaskan status sebagai ASN atau bukan, Surat keterangan tidak pernah terpidana dari PN setempat (keterangan masih menggunakan PKPU No 9 tahun 2015 tentang Pilkada tahun 2015 dan pilkada tahun 2017), tidak sedang dicabut hak pilihnya oleh PN setempat ada (keterangan masih menggunakan PKPU No 9 tahun 2015 ttg pilkada tahun 2015 dan pilkada tahun 2017), Tanda terima pajak untuk NPWP ada laporan SPT seharusnya terhitung 2013-2017 (belum masukan SPT tahun 2013 dan 2017), legalisir ijazah tidak sesuai dengan sekolah pencalon bersekolah.

Link Banner

Untuk pasangan balon BAILEO, balon Gubernur Maluku, Irjen Pol Murad Ismail, sudah memenuhi syarat.

Baca Juga  Pertamina Edukasi Cerdik Melawan COVID-19 di Maluku Papua

Sedangkan balon Wagub Maluku, Drs Barnabas Orno, wajib melengkapi Model BB 1 KWK karena tidak diketahui ASN atau tidak dan tahun pengesahan belum diperbaiki, Tanda terima penyampaian surat SPT kurang tahun 2017.

Untuk pasangan balon HEBAT, balon Gubernur Maluku, Herman Koedoeboen, wajib melengkapi Model BA 8 KWK, Model 3 KWK perseorangan, Model BB 1 KWK yang tidak memberi centang pada kolom bersedia mengundurkan diri sebagai ASN, Surat keputusan pengadilan setempat tentang tidak terkait tindak pidana (bukan asli atau foto copy), Tidak sedang dicabut hak pilihnya dari PN setempat (bukan asli atau foto copy),  SKCK keterangan tidak sesuai keperluannya dan masa berlaku telah habis, Surat tanda terima LHKPN (belum ada tanda terima), Surat keterangan tidak sedang pailit (bukan asli atau foto copy), Tanda terima surat pajak tahunan (SPT) Pemberitahuan orang/pribadi (2013, 2014 dan 2017 belum dimasukkan, fotocopy ijazah/STTB yang telah dilegalisir (tidak sesuai SMA, S1, S2 tidak sesuai sekolah).

Begitupun dengan balon Wagub Maluku, Abdullah Vanath, wajib melengkapi Surat keterangan calon tidak pernah sebagai terpidana dari PN setempat (bukan asli atau foto copy), Surat keterangan dari PN setempat yang menyatakan bahwa tidak sedang dicabut hak pilihnya (bukan asli atau foto copy), Tidak sedang hutang dari PN setempat (bukan asli atau scan), SKCK (bukan asli atau foto copy) dan tidak sesuai keperluan dan telah habis masa berlaku, tanda terima LHKPN (bukan asli atau scan), Syarat keterangan tidak sedang pailit dari PN setempat (bukan asli atau foto copy), Dokumen dari pelayanan pajak, Tanda terima SPT 2013-2017 belum ada, Ijazah SMA, S1 dan S2 belum dilegalisir.

Baca Juga  4 Spesies Tuna di Maluku Utara Ternyata Satu Keturunan

Masing-masing pasangan bakal calon diberikan waktu 3 hari, hingga Sabtu (20/1) untuk melengkapi dan mengembalikan berkas pencalonan yang sudah disebutkan di atas.

Berita acara hasil penelitian ini kemudian ditandatangani oleh Komisioner KPU Maluku dan Bawaslu Maluku, serta dikembalikan kepada tim penghubung/L.O masing-masing pasangan balon. (pt-01)