Harga Sembako Tidak Stabil, GMKI & GP Anshor Minta Pemda Halut Turun Tangan

oleh -278 views
Link Banner

Porostimur.com | Tobelo: Pandemi Covid-19 atau Virus Corona yang menghantam Negara Indonesia dan merabat hingga ke seluruh provinsi termasuk Maluku Utara beserta seluruh Kabupaten/Kota yang ada didalamnya.

Halmahera Utara merupakan sala satu kabupaten yang memilik jumlah PDP terbanyak di Maluku Utara yaitu berjumlah 4 Orang. Dengan kondisi tersebut, Tentu sangat mengganggu psikologi masyarakat dan menjadi tanggungjawab yang tidak ringan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara.

Berdasarkan liris yang diterima media Rabu, (01/4/20) Meski dengan berbagai kebijakan maupun himbawan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah demi menjaga stabilitas daerah terutama dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corana atau Covid-19 masuk ke Halmahera Utara. Banyak juga keluhan serta keresahan yang muncul ditengah-tengah masyarakat.

Baca Juga  Hasil dan Klasemen Liga Italia - Atalanta Masih Mengerikan, Klub Promosi Pecahkan Rekor 19 Tahun

Keresahan tersebut muncul akibat Harga sembako yang tidak lagi stabil dan terus naik ditengah-tengah kepanikan masyarakat menghadapi Virus Corona atau Covid-19.

Ketua GMKI Tobelo, Reinnel Kristo Hontong mengatakan, sudah hampir dua terakhir kami menerima banyak keluhan dari masyarakat, keluhan itu kami dapatkan dari ibu-ibu di Desa maupun dari dunia maya melalui postingan-postingan masyarakat Halmahera Utara di akun facebook.

“Kami meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara untuk tidak lipat tangan melihat kondisi ini, Pemerintah Daerah seharunya cepat turun tangan dan tegas agar tidak ada lagi keluhan-keluhan dari masyarakat,” ujarnya

Kristo juga menambahkan, persoalan Pandemi Covid-19 bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi lebih dari itu adalah persoalan politik ekonomi.

“Oleh karena itu Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait dalam hal ini Dinas PERINDAKOP harus cepat dan jangan lambat,” katanya lagi.

Baca Juga  Ketua Komisi II DPRD Halbar Minta Tim Penanganan Covid-19 Kerja Maksimal

Senada dengan itu, Ketua GP Ansor Halmahera Utara, Jarnawi Dodungo, terkait kondisi pasar saat ini pihaknya dalam hal ini GP Ansor meminta Pemda Halut harus mengontrol harga sembagi dari link.

“Kami dari GP Ansor pemda harus mengontrol harga sembako di pasar, agar pedagang tidak semena-mena menaikan harga Sembako, karena hasil pantauan kami dibeberapa pasar di Tobelo pedagang sudah mulai menaikan harga barang, dari harga sebelumnya,” tutur Jarnawi.

Jarnawi bulang, selain harga sembako pemda juga harus menindak dengan tegas pedagang yang main harga.

“Selain dari itu karena menjelang Bulan Puasa, kami juga menegaskan “Pemda Harus menindak dengan tegas pedagang yang menaikan harga sembako secara sepihak tanpa mengikut harga pasar pada umumnya,” tutupnya. (adhy)